Saat Mandalika Berpesta, Anjing-Anjing di Sekitarnya Mati Tersiksa

"Mereka-mereka yang memutuskan untuk memberantas dengan racun, harus bertanggung jawab. Kami akan menempuh jalur hukum untuk ini," ujarnya.
Terkait kematian sejumlah anjing menjelang pelaksana WSBK, ITDC melalui Vice Presiden Corporate Secretary Miranti Nasti Rendranti mengatakan bahwa pihaknya memiliki kewajiban menghalau anjing yang memasuki sirkuit, khususnya area paddock.
“Karena akan mengganggu ketertiban dan keselamatan pembalap untuk jalannya event balap,” kata Miranti saat dikonformasi wartawan pada Sabtu (20/11).
Namun, Miranti tak memberikan tanggapan terkait dugaan anjing-anjing tersebut dibunuh menggunakan racun.
Dia menyebut hanya terdapat pembatas untuk menghalau anjing masuk ke sirkuit.
“Kami memasang pagar yang rapat di sekeliling agar anjing yang sudah dihalau tidak kembali masuk ke sirkuit,” kata dia.
Kepala Dinas Pertanian Lombok Tengah Lalu Iskandar mengatakan tidak pernah mengeksekusi anjing di sekitar sirkuit dengan racun.
Namun pernah diajak dalam pembahasan, tetapi tidak ada kelanjutannya
Penemuan sejumlah bangkai anjing di sekitar sirkuit Mandalika berpotensi merusak kesuksesan perhelatan WSBK
- Dukungan Motul di RC Motogarage x One3 Motoshop Trackday Experience
- Mandalika Trackday Experience 2025 Segera Digelar, Speed Enthusias Wajib Ikut
- GT World Challenge Asia 2025 Bakal Memperkuat Branding Indonesia di Mata Dunia
- GT Radial Jadi Official Tire di Subaru BRZ Super Series 2025
- Pertamina Gelar Program Pelatihan Pembalap Muda Indonesia Bersama VR46 Riders Academy
- Ride In Track Menawarkan Sensasi Jadi Pembalap Profesional di Sirkuit Mandalika