Saat Remaja, Wakil Ketua MPR Tidurnya di Masjid

jpnn.com - JAKARTA - Wakil Ketua MPR RI Oesman Sapta minta remaja Islam tidak boleh kaku dan terkungkung dalam kelompoknya sendiri. OSO mengatakan, remaja Islam harus membaur dengan semua kelompok, dan mampu memperbaiki diri sebagai upaya meningkatkan kualitas.
Hal tersebut dikatakan saat OSO membuka acara Sosialisasi 4 Pilar MPR RI dari kalangan peserta Diklatnas Badan Komunikasi Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI), di Jakarta, Jumat (4/3).
"Sejak zaman Nabi Muhammad SAW, Islam itu sudah berkumpul dengan berbagai golongan. Mereka berbaur dan melakukan kerjasama yang saling menguntungkan. Tapi dalam hal akidah, orang Islam harus punya pegangan pada akidahnya sendiri. Tidak boleh ikut-ikutan apalagi mengikuti nilai-nilai yang tidak sesuai dengan ajaran Islam," kata Oesman.
Pria yang juga Ketua Dewan Pembina BKPRMI itu berharap, organisasi tersebut segera bangkit dan mengajak remaja masjid mengejar ketertinggalan di bidang pendidikan, ekonomi, budaya, politik dan ilmu pengetahuan.
"BKPRMI harus mengupayakan persatuan, karena hanya dengan persatuanlah remaja masjid bisa meraih kemajuan. Saya dulu tidur di masjid. Karena itu dari dulu saya sudah berniat membangun masjid. Begitulah mestinya semangat yang harus dibangkitkan," kata OSO. (fas/jpnn)
JAKARTA - Wakil Ketua MPR RI Oesman Sapta minta remaja Islam tidak boleh kaku dan terkungkung dalam kelompoknya sendiri. OSO mengatakan, remaja Islam
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Data Resmi BKN Jumlah PPPK Paruh Waktu dari Seleksi Tahap 1, Lebih Banyak
- PN Jakbar Tunda Putusan Perkara Gugatan Lahan di Daan Mogot
- Polres Tarakan Diserang Oknum TNI, Kapolda dan Pangdam Langsung Angkat Bicara
- APJATI Antusias Sambut Pembukaan Penempatan PMI Sektor Domestik ke Timur Tengah
- Pemprov DKI Tak Akan Berikan Kompensasi untuk Warga yang Terdampak Bau RDF Rorotan
- Menhut Raja Antoni Memandikan Gajah di Tangkahan, Dukung Ekowisata di Taman Nasional