Saat Stafsus SYL dari NasDem Minta Dana Sembako ke Kementan
Senin, 13 Mei 2024 – 16:36 WIB

Persidangan kasus dugaan korupsi di Kementerian Pertanian yang menjerat eks Mentan SYL di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada PN Jakarta Pusat, Senin (13/5). Foto: Source for jpnn
“Sepertinya partai,” kata Sukim.
“Partai apa?” cecar hakim.
“NasDem, Yang Mulia,” ungkap Sukim.
Sukim mengaku tidak tahu persis siapa yang merekrut Joice untuk menjadi stafsus Syahrul Yasin Limpo. Dia hanya menyebut Joice meminta Kementan mendanai pengadaan belasan ribu paket sembako.
“Koordinasi dengan Bu Joice terkait diminta untuk menyiapkan sembako,” ucap Sukim melanjutkan.
Sukim juga tidak tahu soal peruntukan paket sembako yang diminta Joice. Yang dia tahu adalah sembako tersebut satu paketnya seharga Rp150 ribu sehingga apabila ditotal sembako tersebut seharga Rp1,9 miliar.
“Sembako? Untuk apa? tanya hakim.
“Untuk kepentingan, saya tidak tahu itu perintah Pak Sekjen untuk koordinasi eselon 1,” tutur Sukim.
Saksi menyebut Joice meminta Kementan mendanai pengadaan belasan ribu paket sembako.
BERITA TERKAIT
- Febri Nilai Dakwaan Terhadap Hasto Menyimpang dari Fakta Hukum
- Usut Kasus CSR BI, KPK Periksa 2 Anggota DPR dari Nasdem
- KPK Panggil Billy Beras Terkait Dugaan Korupsi Pengadaan Barang dan Jasa
- Kementan Gandeng Babinsa TNI untuk Jalankan Program Oplah di Malinau
- Pembayaran Vendor Proyek Retrofit PLTU Bukit Asam Dieksekusi Perusahaan Hengky Pribadi
- Pelapor Klaim Miliki Bukti Kuat Dugaan 4 Kasus Korupsi Jampidsus