SAG dan Piala Mas Bersinergi Produksi Bus Listrik dengan TKDN Tinggi
Sabtu, 09 November 2024 – 15:16 WIB

Johannes Herwanto (kiri), Direktur Utama SAG, bersama dengan Indra Soedjoko (kanan), CEO Piala Mas, menandatangani perjanjian perakitan bus listrik dengan nilai TKDN. Foto: source for jpnn
Inisiatif pemerintah dalam percepatan elektrifikasi transportasi publik telah dituangkan dalam Peta Jalan E-Mobility.
Kementerian Perhubungan Indonesia menargetkan elektrifikasi 90% armada BRT di perkotaan pada 2030 dan 100% pada 2040. (jlo/jpnn)
SAG dan Piala Mas bersinergi dalam produksi bus listrik dengan TKDN tinggi. Simak selengkapnya
Redaktur & Reporter : Djainab Natalia Saroh
BERITA TERKAIT
- AstraPay Catat Peningkatan Transaksi di Kuartal Pertama, Sektor Ini Naik 19 Persen
- ENTREV Nilai Elektrifikasi Angkutan Umum jadi Momentum Reformasi Layanan Transportasi
- 20 Unit Bus Listrik CKD Pertama dari VKTR & Karoseri Laksana Resmi Beroperasi, Layani Rute Ini
- Tak Mau Trans Semarang Disebut Cumi-cumi Darat, Yoyok Sukawi Tawarkan Bus Listrik
- Pemerintah Diminta Prioritaskan BBM Rendah Sulfur untuk Perbaiki Kualitas Udara
- Tesla Robovan, Bus Listrik yang Punya Tampilan Retro-Futuristik