Sah! Profesor Ojat Darojat Kembali Pimpin Universitas Terbuka

Selain itu, dinamika besar kedua adalah terjadinya pandemi Covid-19 yang berdampak pada dunia pendidikan dan kebudayaan.
"Kita perlu meningkatkan kinerja dan menguatkan kolaborasi guna menghadirkan layanan yang terbaik di bidang pendidikan, kebudayaan, riset, dan teknologi," ungkap Nadiem saat pelantikan para pejabat yang dilakukan secara daring, Selasa (24/8).
Selain melantik rektor Universitas Terbuka, mendikbudristek juga melantik Ridha Ajam sebagai rektor Universitas Khairun, Beatus Tambaip sebagai rektor Universitas Musamus, dan I Nyoman Gde Antara sebagai Rektor Universitas Udayana. Serta melantik Ahmad Nuriyanis sebagai Direktur Politeknik Maritim Negeri Indonesia.
Kepada para rektor unversitas dan direktur Politeknik, Nadiem berharap agar para pimpinan perguruan tinggi ini bisa menjadi duta Merdeka Belajar Kampus Mereka yang akan memberikan kesempatan bagi para mahasiswa untuk berinovasi.
"Pastikan bahwa perguruan tinggi yang saudara pimpin akan menghasilkan para calon profesional yang cerdas berkarakter," tandasnya.
Pejabat lain yang dilantik adalah Suharti sebagai sekretaris jenderal Kemendikbudristek menggantikan Ainun Na’im. Sebelumnya, Suharti menjabat sebagai deputi gubernur bidang Pengendalian Kependudukan dan Permukiman Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pada 2019-2021.
Selain itu, Menteri Nadiem juga melantik Irini Dewi Wanti sebagai direktur Pelindungan Kebudayaan di lingkungan Direktorat Jenderal Kebudayaan. Sebelumnya, Irini Dewi menjabat sebagai Kepala Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Aceh.(esy/jpnn)
Yuk, Simak Juga Video ini!
Nadiem Makarim melantik Prof Ojat Darojat sebagai rektor Universitas Terbuka periode 2021-2025.
Redaktur : Friederich
Reporter : Mesya Mohamad
- Universitas Terbuka Raih Opini WTP atas Laporan Keuangan 2024
- Pencarian Rektor UT 2025–2030 Dimulai, Cek 17 Persyaratan & Jadwal Pendaftaran
- Universitas Terbuka Siapkan Para Peneliti Muda untuk Memperkuat Riset
- Jaga Warisan Budaya, Himmas UT Taiwan Sukses Gelar Indonesia Tempo Doeloe IV
- PMI Penyumbang Devisa Terbesar Kedua, UT Dorong Tingkatkan Kompetensi
- Migrants Day 2024, Menakar Urgensi Pendidikan Tinggi bagi Pekerja Migran Indonesia