Saham Tambang Emas Pemkab Banyuwangi Tembus Rp 600 M

jpnn.com, BANYUWANGI - Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan, Pemkab Banyuwangi merupakan satu-satunya pemerintah daerah yang memiliki saham di induk perusahaan tambang emas yang beroperasi di daerah.
”Banyuwangi memiliki 229 lembar saham di PT Merdeka Copper Gold. Induk perusahaan PT BSI,” ujar Anas belum lama ini.
Anas menuturkan, nilai 229 lembar saham milik Pemkab tersebut terus meningkat. Kini, nilai saham yang dimiliki pemkab tersebut sekitar Rp 600 miliar.
”Saham ini tidak dikelola BUMD, melainkan langsung tercatat di buku besar alias APBD. Bupati tidak bisa mengutak-atik saham tersebut tanpa persetujuan dewan,” kata Anas.
Sementara itu, Direktur PT BSI Cahyono Seto mengaku akan terus meningkatkan produktivitas tambang.
Dengan demikian, pemasukan untuk APBD dan penyaluran CSR juga akan makin optimal.
”Selama ini dengan terus bersinergi dengan pemerintah daerah, kami mengalokasikan CSR untuk program pemberdayaan masyarakat, khususnya di wilayah ring satu,” ujar Seto.
Seto menuturkan, ada empat fokus penyaluran CSR PT BSI.
Pemkab Banyuwangi merupakan satu-satunya pemerintah daerah yang memiliki saham di induk perusahaan tambang emas yang beroperasi di daerah.
- Longsor di Tambang Emas Bone Bolango, Satu Orang Meninggal Dunia
- DPRD Sulteng Minta Imigrasi Selidiki Izin TKA Salim Group di Tambang CPM
- Saham BRMS Melorot, Dampak Aksi Warga Tolak Tambang CPM?
- DPR Minta Dugaan Pencemaran oleh Tambang Emas Milik BRMS Diselidiki
- CPM dan DPRD Tegaskan Legalitas Aktivitas PT AKM di Poboya
- Tim Gabungan Tutup Tambang Emas Ilegal di Pidie Aceh