Said PDIP: Pernyataan Bombastis Dramatis Anies Bikin Ratusan Triliun Melayang

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR Said Abdullah sangat menyesalkan pernyataan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengumumkan rencana Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), karena merontokkan harga-harga saham.
Politikus PDI Perjuangan itu menegaskan bahwa pernyataan yang begitu bombastis dramatis dari Anies membuat Rp 300 triliun ludes di pasar saham.
"Kejadian kemarin sangat disesalkan. Atas pernyataan yang begitu bombastis dramatis oleh Gubernur DKI Bapak Anies Baswedan sehingga menimbulkan hal yang tidak perlu, dan membakar ludes Rp 300 triliun, saham-saham kita berguguran," kata Said.
Hal itu ditegaskan Said dalam pengantarnya saat memimpin rapat antara Banggar DPR dan Menteri Keuangan Sri Mulyani, Kepala Bappenas Suharso Monoarfa, serta Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, Jumat (11/9).
Said menegaskan, bahwa hancurnya korporasi juga akan menyebabkan kehancuran pada bisnis retail.
"Kalau korporasi hancur, maka retail akan hancur. Ini tantangan berat baik bagi OJK (Otoritas Jasa Keuangan) dan Bank Indonesia," ungkap Said.
Dalam pengantarnya itu, Said juga meminta BI dapat menjaga stabilitas mata uang rupiah terhadap mata uang asing.
Menurut dia, disadari sepenuhnya bahwa mata uang Indonesia mengalami depresiasi secara konstan.
Said Abdullah menyesalkan pernyataan bombastis dramatis Anies Baswedan yang akan melakukan PSBB di DKI Jakarta.
- Ikuti Jejak Anies, Pramono Gratiskan Pajak Rumah dengan NJOP di Bawah Rp 2 Miliar
- Fajar Alfian Minta Maaf Atas Ucapannya kepada Simpatisan Anies
- Kata Said PDIP Soal Masa Jabatan Ketum Partai Digugat: Saya Kira MK Akan Hormati Kedaulatan Parpol
- Tom Lembong Jalani Sidang Perdana, Istri Hingga Anies Memberikan Dukungan
- Gerakan Rakyat Bakal Jadi Parpol, Lalu Dukung Anies, Pengamat Ungkap Indikasinya
- Pram-Rano Buka Kemungkinan Lanjutkan Pembangunan ITF Sunter yang Digagas Anies