Said: Prioritaskan Guru Agama Honorer dalam Rekrutmen PPPK 2021, Kuotanya Harus Ditambah

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Forum ASN PPPK Provinsi Riau Said Syamsul Bahri mendukung guru agama honorer dalam memperjuangkan status.
Dia menegaskan pemerintah sudah selayaknya memprioritaskan guru agama dalam rekrutmen pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja 2021.
"Kami mendukung upaya guru agama honorer di Indonesia umumnya dan Riau khususnya untuk menjadi PPPK," ungkap Said kepada JPNN.com, Kamis (29/4).
Dia menilai permintaan guru honorer sangat wajar.
Sebab, tanggung jawab guru agama sangat besar dalam mendidik karakter anak bangsa yang berakhlak mulia.
Dia mengatakan pemerintah harus memberikan formasi PPPK lebih banyak.
Jangan hanya fokus pada guru mata pelajaran (mapel) lain.
"Guru agama jangan sampai ditinggalkan dalam perekrutan PPPK tahun ini," kata eks guru honorer K2 ini.
Ketua Forum ASN PPPK Riau Said Syamsul Bahri mendesak pemerintah memprioritaskan guru agama dalam rekrutmen PPPK. Dia meminta kuota untuk guru agama ditambah, bukan hanya 27.303
- DPR Sebut Pengangkatan PPPK 2024 Tahap 1 Dilaksanakan Tahun Ini, Honorer Tenang ya
- Honorer Kecewa Berat, Ajukan 6 Tuntutan kepada MenPAN-RB dan DPR
- Inilah Kriteria Honorer yang Ditarik Lagi setelah Dirumahkan
- Formasi PPPK Minim, Lulusan PPG Prajabatan: Kami jadi Pengangguran Beserdik
- 5 Berita Terpopuler: Pengangkatan Honorer Sudah Disepakati, CPNS Juga, tetapi yang Tak Lolos PPPK Menuntut Kejelasan
- Usulan MenPANRB Rini Pengangkatan PPPK 2024 Oktober 2026, Tetapi