Saksi dari Kubu Prabowo - Sandi Ngamuk Saat Rekapitulasi Surat Suara
jpnn.com, SAMPANG - Kericuhan sempat terjadi di proses rekapitulasi surat suara pemilu di tingkat Kabupaten Sampang, Jatim.
Awalnya proses penghitungan rekapitulasi berlangsung damai dan penuh canda. Namun, tak lama kemudian terjadi kericuhan.
Kericuhan bermula saat saksi paslon capres nomor 01 Jokowi - Ma'ruf memberikan tanggapan agar KPU terus melanjutkan proses penghitungan suara pilpres dari Kecamatan Kedundung Sampang.
BACA JUGA : Suara Jokowi Unggul, Saksi Prabowo - Sandi Ogah Tanda Tangan
Namun, permintaan itu diprotes saksi pasangan nomor urut 02, Prabowo - Sandi. Saksi kubu Prabowo itu meminta pada KPU agar proses penghitungan surat suara diulang.
"Alasannya plano C1 dengan formulir DA 1 hasil rekapitulasi Kecamatan Kedungdung tidak cocok," ujar Kapolres Sampang AKBP Budi Wardiman.
BACA JUGA : Selamat Malam, Sementara Selisih Suara Jokowi Vs Prabowo Dekati 12 Juta
Saksi kubu Prabowo menganggap protes itu tidak didengar KPU. Hal ini membuat saksi Prabowo emosi dan menendang kursi.
Kedua saksi dari kubu Prabowo - Sandi langsung dibawa ke Mapolres Sampang untuk diperiksa.
- Raih 378.908 Suara, Prabowo-Gibran Unggul di Papua
- KPU Bakal Umumkan Hasil Rekapitulasi Setelah Waktu Berbuka
- PDIP Unggul Sementara di Real Count KPU, Terima Kasih, Rakyat Indonesia
- Menurut Ferdinand Hutahaean, Fadli Zon Terlalu Baper
- Prabowo - Sandi Jadi Anak Buah Jokowi, Respons Mardani PKS Cukup Menohok
- Jokowi Mengukir Sejarah, 2 Kali Kalahkan Prabowo - Sandi