Salon Anjing di Melbourne Laris Manis, Antrean Sampai Berbulan-bulan

Dr Jack mengatakan puluhan anjing lain yang dibawa ke praktiknya menderita abses akibat bulunya yang panjang dan kusut.
"Ini benar-benar masalah yang menyangkut kesejahteraan hewan ... hewan-hewan itu benar-benar menderita," katanya.
Kepala eksekutif RSPCA Victoria Liz Walker mengatakan salon adalah "bentuk perawatan yang penting" untuk beberapa ras.
"Sekarang ini musim semi, perawatan menjadi semakin penting saat hewan menjalani pergantian bulu musim semi mereka," katanya.
"Prevalensi benih rumput meningkat, aktivitas kutu meningkat, dan diperparah oleh alergi musiman."

Belum semua orang bisa kembali membuka bisnisnya
Sementara bisnis salon anjing yang besar menyambut kebijakan pembukaan kembali, pengusaha rumahan atau salon keliling belum diizinkan untuk beroperasi kembali hingga setidaknya 19 Oktober
Andi Dolphin, yang telah menjalankan salon perawatan dari rumahnya di Ringwood North selama lebih dari 20 tahun, mengatakan larangan itu "menghancurkan" bisnis seperti miliknya.
Beberapa salon anjing Melbourne mengatakan mereka telah dipesan hingga tahun depan setelah pelonggaran pembatasan COVID-19
- Dunia Hari Ini: Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol Diturunkan dari Jabatannya
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana