Salurkan Hasrat Bercinta, Pengungsi Sinabung Langgar Larangan Pulang

jpnn.com - JAKARTA - Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho mengatakan ada beberapa faktor penyebab sejumlah warga pengungsi letusan Gunung Sinabung kerap mencoba kembali ke kampung halaman. Selain ingin melihat kebun dan rumahnya, juga karena alasan tertentu.
Alasan tertentu yang dimaksud adalah menyalurkan hasrat bercinta. Meski telah dibangunkan bilik asmaran di pengungsian, namun pasangan suami istri ini kembali ke kediamannya pada siang hari.
"Warga di sana itu nggak mau kita bangunkan bilik asmara. Jadi sambil melihat rumahnya, mereka mungkin melakukan itu (menyalurkan hasrat biologis suami istri)," ujar Sutopo di Jakarta, Minggu (2/2).
Menurut Sutopo, warga menolak menggunakan bilik asmara, dikarenakan berbagai pertimbangan. Selain karena budaya, juga karena harus antri akibat banyaknya jumlah pengungsi.
"Mereka katakan malu karena harus antri dan lain-lain. Saya menanyakan langsung kepada pengungsi. Mereka bilang, ya nanti kita cari tempat sendiri," katanya.
Dengan adanya kondisi ini, Sutopo ingin menekankan, bahwa penanganan korban bencana itu sangat spesifik. Karena antardaerah yang satu dengan yang lain belum tentu sama. (gir/jpnn)
JAKARTA - Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho mengatakan ada beberapa faktor
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Jelang Seleksi Kompetensi PPPK Tahap 2, Honorer Satpol PP Ajukan 5 Tuntutan, Poin 4 & 5 Menohok
- Tanggapi Kisruh Grup Musik Sukatani, DPR: Kapolda Tidak Bisa Lepas Tanggung Jawab
- Kapolri Jenderal Listyo Tegaskan TNI-Polri tetap Solid Pascainsiden di Mapolres Tarakan
- Wamen Viva Yoga Ajak Perguruan Tinggi Berkolaborasi Membangun Kawasan Transmigrasi
- Komisi V DPR: Langkah Kemendes Pecat Pendamping Desa karena Maju Caleg Tidak Berdasar
- Ketum PP Japto Soerjosoemarno Penuhi Panggilan Penyidik KPK