Salut, Pilih 11 Tahun Tinggal di Gubuk Terpal Daripada Hidup Meminta-minta
Jumat, 25 Agustus 2017 – 20:02 WIB

Mulyono di gubuknya yang terbuat dari terpal. Foto: Dedi Sulastro/Radar Brebes
Sedangkan satu prinsip lagi adalah lebih baik tangan di atas daripada tangan di bawah. Dua prinsip hidup itulah yang mereka gunakan selama ini.
"Daripada saya meminta-minta ke saudara ataupun teman, mending saya susah seperti ini. Saya tetap berusaha sehingga bisa bangun rumah, entah itu kapan," ucap pria tamatan SMA itu.
Sedangkan Jumriah mengaku menjalani rutinitas sehari-hari sebagai buruh tani bawang merah Desa Krasak, Kecamatan Brebes. Dia berangkat pagi buta dan baru pulang saat surya mulai tenggelam.
Anaknya, Yudi Teguh Baskoro (32) saat ini bekerja berdagang es di Jakarta. "Anak saya pernah kena tipu, mau bekerja malah kena tipu di pelayaran. Akhirnya tidak digaji," ungkap Jumriah.(ded/ism/zul/jpg)
Setiap orang tentunya mendambakan hidup layak dan sejahtera. Syukur-syukur punya rumah yang bagus.
Redaktur & Reporter : Antoni
BERITA TERKAIT
- Memprihatinkan, Satu Keluarga di Serang Tinggal di Gubuk Bekas Kandang Kerbau
- Polisi Semarang Tangkap 4 Begal Pembacok Mahasiswa Brebes
- Gadis Asal Tasikmalaya yang Hilang Ditemukan di Brebes, Begini Ceritanya
- Sukarelawan Barisan Luthfi Bergerak Pekalongan Deklarasi Dukung Luthfi-Yasin
- Kaesang Kampanyekan Pasangan Luthfi-Taj Yasin dan Faruq-Ashim di Jateng
- Paramitha Widya Kusuma Mendapatkan Dukungan Mahasiswa dan Pemuda untuk Maju di Pilkada Brebes