SALUT! Siswa Seberangi Banjir Besar Demi ke Sekolah

Saat banjir tiba, para pelajar ini mengaku tidak masuk sekolah, karena takut rakit yang biasa mereka gunakan hanyut.
Setelah menggunakan rakit, siswa harus berjibaku melewati jalan setapak yang juga sangat membahayakan untuk mencapai sekolah mereka.
Pemerintah Desa Depok menerangkan, jembatan ini tak hanya mengganggu proses pendidikan, tapi juga melumpuhkan proses ekonomi.
"Kebanyakan warga yang berada di Desa Gedangan Ponorogo, banyak melakukan aktivitas di Kecamatan Panggul Trenggalek," ujar Samsul, Kepala Dusun Pegat.
Warga dari dua desa di dua kabupaten ini berharap agar pemerintah segera membangun kembali jembatan baru dengan kondisi yang lebih layak.
Mengingat jembatan ini adalah akses satu satunya dan merupakan poros ekonomi antara kedua desa tersebut.(end/flo/jpnn)
TRENGGALEK--Jembatan kayu yang menghubungkan Desa Depok Kecamatan Panggul Trenggalek dan juga Desa Gedangan Kecamatan Ngrayun Kabupaten Ponorogo
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Waka MPR Dorong Pemda Proaktif Sosialisasikan Persyaratan SPMB 2025 Secara Masif
- Algonova Bantu Asah Keterampilan Anak-anak Sejak Dini
- LLDIKTI IV Percepat Kenaikan Puluhan Jabatan Dosen Universitas Kristen Maranatha
- Gelar Acara M3, Ganesha Operation Berbagi Strategi Jitu Masuk PTN Terbaik
- Muhammadiyah Jakarta Minta Izin kepada Pramono Terkait Pembangunan Universitas
- Waka MPR Ibas Berharap Sekolah Rakyat Dibangun di Pacitan, Minta Bupati Siapkan Lahan