Samurai Biru
Oleh: Dhimam Abror Djuraid

Salah satu yang dilarang adalah pemakaian ban kapten ‘’one love’’ bergambar hati dengan warna pelangi, warna khas LGBT.
Akan tetapi, Jerman menunjukkan arogansi dengan menentang aturan itu.
Kapten tim Jerman, Manuel Neuer menjadi pemain yang paling vokal sebagai pembela kelompok LGBT.
Dia menegaskan akan tetap memakai ban kapten ‘’one love’’. FIFA tegas dengan aturannya. Siapa pun yang memakai ban kapten ‘’one love’’ akan langsung diberi kartu kuning.
Neuer akhirnya tidak memakai ban kapten pelangi, tetapi aksi protes masih terur dilakukan. Menjelang kick off atau sepak awal, tim Jerman berfoto dengan pose menutup mulut dengan tangan.
Semua pemain Jerman melakukan pose yang sama. Aksi ini dimaksudkan sebagai protes atas aturan tuan rumah dan FIFA. Larangan ban kapten pelangi dianggap sebagai pembungkaman.
Jerman lebih sibuk dengan urusan politik ketimbang konsentrasi ke pertandingan.
Dukungan terhadap LGBT dipamerkan lagi pada gambar pesawat terbang yang dipakai oleh tim Jerman.
Kekalahan timnas Jerman terhadap Jepang dinilai pantas oleh netizennya. Sebab, netizen melihat Der Panzer hanya fokus pada aksi politik ketimbang pertandingan.
- Kanselir Jerman Sebut Donald Trump Merusak Tatanan Niaga Global
- Nick Kuipers Takjub dengan Atmosfer GBK, Nostalgia dengan Liga Belanda
- Kans Indonesia ke Piala Dunia, Jay Idzes: Hanya Soal Waktu
- Timnas Indonesia Dinilai tak Pantas Bermain di Piala Dunia 2026
- Kualifikasi Piala Dunia: Tanpa Messi, Argentina Hajar Brasil 4-1
- Apakah Timnas Indonesia Masih Bisa Lulus Otomatis ke Piala Dunia 2026?