Sandi: Tenaga Kerja Terlatih di Perhotelan Minim
jpnn.com, JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan, pertumbuhan usaha sektor perhotelan sangat signifikan. Namun, pertumbuhan bisnis tersebut tidak dibarengi dengan tenaga kerja yang mumpuni.
"Permintaannya tinggi di sini. Anomalinya, bahwa nyari kerja di DKI susah, tapi ternyata industri perhotelan kekurangan lapangan kerja karena tidak ada tenaga kerja yang terlatih,” kata Sandi di Kantor Wali Kota Jakarta Pusat, Jumat (2/3).
Karena itu, Sandi mendorong penciptaan tenaga kerja dengan menggandeng sejumlah kejuruan seperti Jakarta International Hotel School. Saat ini, Sandi juga sudah mengajak grup usaha perhotelan seperti JakTour, Jaya Ancol, dan Horizon Group untuk terlibat.
"Jadi konsepnya satu bulan di kelas, enam bulannya sudah langsung on the job training," kata Sandi.
Sandi juga menargetkan, dalam lima tahun ke depan, 2,4 juta tenaga kerja terserap dalam sektor pariwisata.(tan/jpnn)
Sandi mendorong penciptaan tenaga kerja dengan menggandeng sejumlah kejuruan seperti Jakarta International Hotel School.
Redaktur & Reporter : Fathan Sinaga
- Serikat Karyawan Garuda Indonesia Desak Transparansi Manajemen
- Wakili Indonesia, William Yani Angkat Isu Keadilan Tenaga Kerja di Forum Regional
- ISACA Indonesia Lantik Pengurus Baru 2025-2027 di Annual General Meeting 2025
- Hadir di Indonesia, Adecco Siap Bawa Standar Global untuk Ketenagakerjaan
- Presiden Prabowo Minta Deregulasi Genjot Daya Saing dan Investasi Industri Padat Karya
- Masuk Jateng, Investasi Senilai Rp 6 Triliun Bakal Serap 2.400 Tenaga Kerja