Sandiaga Kalah di Pilpres, Ruang Sandi Tetap Eksis

jpnn.com, JAKARTA - Mantan Calon Wakil Presiden (Cawapres) 02 Sandiaga Uno masih terus menjalin komunikasi dengan para pendukungnya di Pilpres 2019. Menurutnya, saat ini sudah ada Ruang Sandi yang menjadi wadah bagi anak-anak muda untuk berkreativitas.
Ruang Sandi sudah eksis selama setahun ini. Mulanya Ruang Sandi dibentuk sebagai wadah pendukung tokoh muda kelahiran 28 Juni 1969 itu saat menjadi pendamping Prabowo Subianto di Pilpres 2019.
Salah satu pendiri Saratoga Capital itu mengatakan, saat ini Ruang Sandi bukan sekadar komunitas politik. Sebab, Ruang Sandi telah bertransformasi menjadi komunitas anak muda yang berorientasi mengembangkan usaha.
"Ini bukan gerakan murni hanya politik praktis, tetapi gerakan yang memiliki kreativitas mencetak pengusaha yang bisa menggerakkan ekonomi yang bisa membuka lapangan kerja ekonomi kreatif," katanya usai menghadiri perayaan setahun Ruang Sandi di Jakarta, Sabtu (14/9).
Suami Nur Asia Uno itu mengaku bangga lantaran Ruang Sandi tetap eksis hingga saat ini. Hal itu menjadi bukti bahwa Ruang Sandi bukan untuk kepentingan sesaat.
"Hari ini setelah satu tahun gerakan ini tidak redup seperti gerakan lain yang berdasarkan syahwat politik," ucap dia.
Mantan pendamping Anies Baswedan di Pemerintah Provinsi DKI itu pun mengharapkan komunitas Ruang Sandi mampu memberikan banyak manfaat bagi perekonomian bangsa, termasuk memberdayakan rakyat kecil. "Mudah-mudahan mereka bisa bergerak terus menebarkan virus-virus semangat positif untuk menjadikan Indonesia lebih baik lagi," timpal dia.
Pada kesempatan sama Dimas Akbar selaku ketua umum Ruang Sandi mengatakan, kalangan muda harus mampu berwirausaha. Sebab, tumbuhnya wirausaha muda bisa menjadi memajukan perekonomian bangsa sekaligus menciptakan lapangan kerja.
Sandiaga Uno masih terus menjalin komunikasi dengan para pendukungnya di Pilpres 2019 melalui komunitas Ruang Sandi yang menjadi wadah anak-anak muda berkreativitas.
- Prabowo Terima Ucapan Idulfitri 1446 H dari Pemimpin Negara Sahabat
- Soal Kebijakan Tarif Trump, Prabowo dan Pemimpin ASEAN Atur Strategi
- Tak Ada Alasan Menunda Pengangkatan CPNS & PPPK 2024, BKN Beri Peringatan Tegas
- Didit Hediprasetyo Jadi Kekuatan Tak Terduga Milik Prabowo
- HNW Usulkan ke Prabowo Terbitkan Keppres yang Tetapkan 3 April sebagai Hari NKRI
- Surya Paloh: Kenapa Kami Tidak Ada di Kabinet Rezim Prabowo?