Sandiaga Uno Ancam Cabut Izin Trayek PO Bus

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno meminta semua pengusaha bus untuk memasang tarif sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Katanya, tidak boleh ada perusahaan bus yang memasang tarif tinggi menjelang Lebaran ini.
"Kalau masih ada yang nakal, coba-coba naikkan tarif, kami tadi coba lihat beberapa, kami akan cabut izinnya," kata Sandi saat meninjau Terminal Kampung Rambutan, Jakarta, Minggu (10/6).
Sandi juga mengimbau kepada masyarakat untuk menghindari terminal bayangan untuk mudik. Sebab, di terminal tersebut, akan banyak calo yang akan memungut harga tiket lebih mahal.
"Jangan naik terminal bayangan, tapi dari yang resmi seperti ke Rambutan ini, dijamin bebas calo. Semua tiket bisa dibeli di loket," kata Sandi.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Andri Yansyah mengatakan, pihaknya selama enam bulan belakang ini sudah melakukan penertiban di terminal bayangan. Dia juga sudah merekomendasikan kepada Kementerian Perhubungan untuk mencabut 890 angkutan yang melakukan pelanggaran.
"Ini untuk menjamin keselamatan dan keamanan penumpang. Kami terus melakukan penertiban di terminal bayangan," kata Andri.
Dia juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak berangkat dari terminal bayangan. Andri mengaku sudah memerintahkan anak buahnya untuk menindak bus yang mengangkut penumpang di terminal bayangan.
Jangan naik terminal bayangan, tapi dari yang resmi seperti ke Terminal Kampung Rambutan ini, dijamin bebas calo.
- ISACA Indonesia Lantik Pengurus Baru 2025-2027 di Annual General Meeting 2025
- Sandiaga Uno: Istikamah Jadi Kunci OK OCE Memperluas Bisnis dan Lapangan Kerja
- Sandiaga Uno: SI IKLAS jadi Awal Kebangkitan Ekonomi
- Sandiaga Uno Dorong Bali menjadi Pusat Wisata Medis
- Sandiaga Uno Apresiasi Program UMKM Start Up di Bogor
- Perusahaan Angkutan Umum Diminta Utamakan Aspek Keselamatan