Sandiaga Uno: Usaha di Indonesia dalam Survival Mode

jpnn.com, JAKARTA - Menurut pengusaha Indonesia, Sandiaga Uno bahwa dalam beberapa bulan belakangan banyak small-medium enterprise (SME), dan startup di Indonesia mengaplikasikan survival mode.
Hal itu agar usahanya dapat kembali melesat ketika pandemi COVID-19 telah berakhir.
Sayangnya, kata Sandiaga, mode bisnis seperti itu tak akan bertahan, sebab tidak seorang pun tahu kapan krisis ini akan berlalu.
Bahkan, apa yang kita sebut normal di masa pra-pandemi harus mengalami pendefinisian ulang.
Dengan segala permasalahan yang dibawanya, all crises create winners and losers. Lantas, apa yang harus dilakukan SME dan startup agar menjadi champion di era New Normal?
“Pebisnis harus reinvent pengetahuan bisnis mereka untuk memunculkan model bisnis yang baru,” ujar Sandi dalam keterangan tertulis.
"Layaknya pertandingan basket, kalau jalan di kanan akan ditutup maka kita harus pintar pivot ke kiri," tambahnya.
Dia mengatakan, bahwa SME dan startup, mau tidak mau, harus mengedepankan aspek kesehatan dan digitalisasi dalam setiap tahapan bisnis mulai dari pemesanan, pembayaran, produksi, hingga penyediaan barang.
Menurut Sandiaga Uno bahwa dalam beberapa bulan belakangan, banyak small-medium enterprise (SME), dan startup di Indonesia mengaplikasikan survival mode.
- ISACA Indonesia Lantik Pengurus Baru 2025-2027 di Annual General Meeting 2025
- Sandiaga Uno: Istikamah Jadi Kunci OK OCE Memperluas Bisnis dan Lapangan Kerja
- Sandiaga Uno: SI IKLAS jadi Awal Kebangkitan Ekonomi
- Sandiaga Uno Dorong Bali menjadi Pusat Wisata Medis
- Sandiaga Uno Apresiasi Program UMKM Start Up di Bogor
- Romahurmuziy Sebut 4 Nama Masuk Bursa Calon Ketua Umum PPP