Sang Ibu Ditahan, Bos Kartel Geram dan Ajak Perang Pemerintah

jpnn.com, MEKSIKO - Pemimpin kartel Santa Rosa de Lima di Meksiko, Jose "El Marro" Yepez menyatakan siap perang terhadap pemerintah dan musuh-musuhnya, melalui pesan video.
Kemarahan Jose Yepez dilatarbelakangi setelah ibunya ditangkap, saudara perempuan dan pacarnya dalam sebuah operasi keamanan besar di Kota Celeya, Negara Bagian Guanajuato, sebut surat kabar El Universal.
Jose Yepez merupakan pemimpin kartel yang menjadi incaran pemerintahan Presiden Andres Lopez Obrador.
Kelompok Yepez diduga telah melakukan kegiatan kriminal, melalui penyedotan minyak skala industri dari perusahaan minyak pelat merah, Pemex.
Melalui video singkat, Jose sambil menahan isak tangis dan menggantungkan senjata, mengecam pemerintah yang sudah menahan keluarganya.
"Aku akan menjadi batu di sepatumu. Aku akan meledak, Anda akan lihat," kata Yepez lansir Reuters.
"Dengan nama ibuku dan orang-orangku... aku tidak takut padamu," katanya.
Dalam laporan Reuters, video tersebut belum dapat diverifikasi secara independen.
Pasukan keamanan Meksiko menyatakan telah menangkap anggota kelompok kejahatan terorganisir dalam penggerebekan di Celeya, Minggu.
Gegara ibu ditahan, bos kartel Santa Rosa de Lima di Meksiko, Jose "El Marro" Yepez menyatakan siap perang terhadap pemerintah dan musuh-musuhnya, melalui pesan video.
- Gempa Myanmar, Korban Meninggal Dunia Mencapai 3.301 Orang
- Tornado Menyapu Amerika, 55 Juta Jiwa Terancam
- Trump Berulah, Macron Desak Perusahaan Prancis Setop Berinvestasi di Amerika
- Kanselir Jerman Sebut Donald Trump Merusak Tatanan Niaga Global
- Lebih dari 3.000 Orang Tewas Akibat Gempa Myanmar
- Update Gempa Myanmar: Korban Meninggal Dunia Mencapai 2.800 Orang