Sangat Wajar Jokowi Gunakan Data Kementan soal Impor Jagung
Kamis, 21 Februari 2019 – 11:15 WIB

Kebun jagung. Foto: Humas Kementan
Sebelumnya, saat debat calon presiden lalu, Jokowi menyebutkan bahwa impor jagung pada 2018 menurun drastis menjadi 180 ribu ton pipilan kering (PK).
Tahun 2015, kata Jokowi, Indonesia masih mengimpor jagung 3,5 juta ton PK. Oleh sebab itu, produksi jagung nasional kini surplus 3,3 juta ton PK.
Jokowi mengungkapkan, data impor jagung tersebut diambil berdasarkan informasi dari kementerian. Namun, BPS menghitung, tahun 2018 Indonesia mengimpor jagung sebanyak 737,22 ribu ton PK. (jos/jpnn)
Pakar pertanian Universitas Nasional IGS Sukartono mengatakan, acuan impor jagung sebaiknya memang dikembalikan ke data kementerian teknis yang mengurusinya.
Redaktur & Reporter : Ragil
BERITA TERKAIT
- Hari Kedua Lebaran 2025, Menkop Budi Arie Kunjungi Joko Widodo
- Kementan Gandeng Densus 88, Dorong Kewirausahaan dan Ketenagakerjaan Sektor Pertanian
- Jokowi Mau Bikin Partai Super Tbk, Cucun PKB: Silakan Asal Sesuai UU
- Ada Dukungan Jokowi, Persis Gagal Kalahkan 10 Pemain Semen Padang
- Ini Alasan Rektor ISBI Bandung Melarang 'Wawancara dengan Mulyono'
- Hadiri HUT ke-17 Partai Gerindra, Bamsoet Dukung Gagasan Presiden Prabowo