Santak dan Yadi Terinjak Gajah, Kondisinya Mengenaskan

jpnn.com, LAMPUNG BARAT - Santak, 35, dan Yadi, 31, warga Pekon Bumi Hantatai, Kecamatan Bandarnegeri Suoh, Lampung Barat, Lampung, mengalami cedera serius setelah terinjak gajah, Senin sore (21/12).
Peristiwa mengenaskan itu terjadi setelah mereka berusaha menggiring kawanan hewan berbelalai itu tanpa didampingi petugas.
Kepala Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) Resort Suoh Sulki mengungkapkan peristiwa itu terjadi di Talang Gunung Ayem.
Awalnya sekitar pukul 12.00 WIB, Senin, sebanyak 18 warga menggiring kawanan gajah. Penggiringan dilakukan di Talang Rejo sampai Talang Anwar.
“Ketika posisi gajah berada di dalam rimba di Talang Gunung Ayem, masyarakat istirahat,” kata Sulki.
Ternyata kawanan gajah berbalik dan menuju lokasi masyarakat beristirahat. Warga berusaha menyelamatkan diri.
Santak terjatuh dan terinjak. Engsel paha terlepas dan engsel lututnya bergeser. Sementara Yadi yang berusaha menyelamatkan kakak iparnya, terkena belalai gajah.
Sulki mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktifitas di sekitar TNBBS. “Apalagi melakukan penggiringan tanpa koordinasi dengan satgas penanganan gajah yang telah dibentuk. Itu akan sangat berbahaya,” tegasnya.
Santak, 35, dan Yadi, 31, warga Pekon Bumi Hantatai, Kecamatan Bandarnegeri Suoh, Lampung Barat, Lampung, mengalami cedera serius setelah terinjak gajah, Senin sore (21/12).
- Anak Gajah Tersesat di Permukiman Warga, Kebingungan, Lihat
- Jefri Nichol Galang Donasi untuk Lindungi Gajah Sumatra
- Menhut Raja Antoni Memandikan Gajah di Tangkahan, Dukung Ekowisata di Taman Nasional
- Setelah Terputus 5 Tahun, Kemenhut dan WWF-Indonesia Kembali Kerja Sama
- Peresmian Kuil Hindu, Kemenhut Meminjamkan 2 Gajah Buat Acara Penyucian
- 2 Gajah Sumatra Dirantai, Pemkab Wonogiri Angkat Bicara