Santri di Padang Dapat Pelatihan Tanggap Bencana dari Sukarelawan Ganjar

"Seperti daerah pesantren ini sendiri, berada di daerah perbukitan yang ada kemungkinan-kemungkinan akan terjadinya longsor," ujar Fikri.
Dalam kunjungannya ke Ponpes Nurul Yaqin Al-Huffaz, sukarelawan SDG juga turut memberikan bantuan pengeras suara kepada pihak ponpes.
Bantuan diberikan untuk menunjang berbagai kegiatan dari para santri.
"Kami dari SDG akan akan terus menggalakan kegiatan-kegiatan di berbagai kabupaten/kota di Sumatera Barat. Nanti kami atur tema-tema kegiatannya, tergantung bagaimana kebutuhan di kabupaten tersebut," jelasnya.
Apresiasi dari Pihak Ponpes
Pengasuh Ponpes Nurul Yaqin Al-Huffaz Bustanul Muhaqiqiin mengapresiasi kegiatan dari sukarelawan SDG.
Dia mengakui bahwa tempat ponpesnya berdiri merupakan daerah rawan bencana, sehingga pelatihan tanggap bencana menjadi sangat penting.
"Sebagai santri di daerah sini memang mesti tanggap dan siap. Jadi, kalau memang ada pelatihan seperti ini, ini sangat membantu sekali dan kami terima dengan sebaik-baiknya," kata Bustanul.
Sukarelawan Santri Dukung Ganjar (SDG) Sumbar mengadakan penyuluhan dan pelatihan tanggap bencana untuk para santri di Kota Padang.
- Peduli Santri, PIK2 Salurkan Beras untuk Pesantren Al-Wahdah
- Angin Puting Beliung Menerjang Kepulauan Seribu, 10 Rumah Rusak
- Santri Turun ke Desa, Kembangkan Pertanian dan Peternakan
- Bahlil, Kawulo, Santri, dan Cita-Cita Republik
- PKB Bakal Usulkan DIY Jadi Daerah Laboratorium Bencana
- Marak Tawuran di Padang, Rahmat Saleh Ingatkan Pemerintah Baru Sumbar