Sarkozy Dibidik Kasus Sumbangan Kampanye Ilegal
Kamis, 05 Juli 2012 – 03:30 WIB

Mantan Presiden Prancis, Nicholas Sarkozy dan istrinya, Carla Bruni. Foto : REUTERS
Februari lalu, mantan Menteri Keuangan Prancis yang juga politisi Partai UMP, Eric Woerth, telah masuk dalam investigasi terkait sumbangan dari Bettencourt. Namun Eric membantah tudingan itu.
Pengacara Sarkozy, Thierry Herzog, mengatakan, penggerebekan itu tidak banyak berarti. Herzog juga telah memasok informasi ke penyelidik guna menghiangkan prasangka tentang pertemuan rahasia antara Sarkozy dengan Bettencourt. "Penggeledahan-penggeledahan ini sia-sia," ucapnya.
Sarkozy yang kini berusia 57 tahun, menjadi warga biasa sejak kekalahannya dari Francois Hollande di Pilpres yang digelar Mei lalu. Posisi sebagai warga biasa bakal menempatkan Sarkozy sebagai bidikan penegak hukum terkait kasus-kasus yang selama ini nyaris tak tersentuh.
Di luar penyelidikan kasus dana kampanye ilegal, Sarkozy juga bisa dibidik dalam kasus lainnya. Kasusnya menyangkut upaya memata-matai nara sumber bagi wartawan Le Monde yang selama ini mengungkap skandal tentang Bettencourt. Seorang kepala keamanan di Istana kepresidenan Prancis dan kawan Sarkozy telah ditempatkan di bawah penyelidikan skandal mata-mata untuk kepentingan politik itu. Namun Sarkozy membantah tudingan itu.(ara/jpnn)
PARIS - Turun dari kursi kepresidenan tak mambuat hidup Nicholas Sarkozy jadi lebih tenang. Justru kini suami Carla Bruni itu harus menghadapi
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
BERITA TERKAIT
- Gempa M 7,2 Melanda Lepas Pantai Papua Nugini
- Gempa Myanmar, Korban Meninggal Dunia Mencapai 3.301 Orang
- Tornado Menyapu Amerika, 55 Juta Jiwa Terancam
- Trump Berulah, Macron Desak Perusahaan Prancis Setop Berinvestasi di Amerika
- Kanselir Jerman Sebut Donald Trump Merusak Tatanan Niaga Global
- Lebih dari 3.000 Orang Tewas Akibat Gempa Myanmar