Satu Dari Lima Anak Australia Kadang Kelaparan

Sebuah laporan terbaru menyebutkan satu dari setiap lima anak Australia berada dalam kondisi perut lapar dalam 12 bulan terakhir.Diantara mereka bahkan ada yang terpaksa mengunyah kertas demi untuk berusaha merasa kenyang.
Survei terhadap 1.000 orang tua yang ditugaskan oleh Foodbank menunjukkan 22 persen anak-anak Australia di bawah usia 15 tahun tinggal di rumah tangga yang kehabisan makanan pada tahap tertentu selama setahun terakhir.
Satu dari lima anak terkena dampak pergi ke sekolah tanpa makan sarapan setidaknya sekali dalam sepekan, sementara satu dari 10 anak setidaknya sekali dalam seminggu tidak makan apa pun selama seharian penuh.
"Saya pikir itu merupakan temuan yang sangat menyedihkan bagi kita sebagai masyarakat," kata Direktur Eksekutif Foodbank Victoria, Dave McNamara.
"Kelompok warga yang paling rentan di komunitas kami - anak-anak kami, masa depan kami - menderita dan saya pikir itu tidak benar, saya pikir tidak ada satu pun orang yang membenarkan hal tersebut.”
Mengunyah kertas
Dave McNamara mengatakan, laporan itu menunjukkan lebih banyak anak-anak kelaparan di Australia daripada orang dewasa.
Apa yang dikatakan laporan ini:
- Satu dari lima anak kelaparan dalam beberapa tahun terakhir
- Dari mereka, 18 persen pergi ke sekolah tanpa makan sarapan setidaknya sekali seminggu
- 11 persen tidur tanpa makan malam setidaknya sekali seminggu
- 9 persen seharian tidak makan apapun setidaknya sekali seminggu
- 29 persen orang tua yang menghadapi situasi kekurangan makanan sering kali memilih tidak makan agar anak-anak mereka dapat makan
(Sumber: Rumbling Tummies: Child Hunger in Australia (Foodbank))
"Kami mendengar cerita anak-anak yang datang dengan bekal keripik dan coke [ke sekolah], itu sarapan dan sekaligus makan siang mereka."
- Sulitnya Beli Rumah Bagi Anak Muda Jadi Salah Satu Topik di Pemilu Australia
- Rusia Menanggapi Klaim Upayanya Mengakses Pangkalan Militer di Indonesia
- Dunia Hari Ini: Siap Hadapi Perang, Warga Eropa Diminta Sisihkan Bekal untuk 72 Jam
- Rusia Mengincar Pangkalan Udara di Indonesia, Begini Reaksi Australia
- Dunia Hari Ini: Katy Perry Ikut Misi Luar Angkasa yang Semua Awaknya Perempuan
- Dunia Hari Ini: Demi Bunuh Trump, Remaja di Amerika Habisi Kedua Orang Tuanya