Satu Keluarga Dibantai Tetangga, Satu Orang Kritis

Sementara Nawiah yang mengalami luka tebasan parang di perutnya sempat dilarikan ke RSUD Siwa, namun nyawanya juga tak tertolong.
Sedangkan Andini saat ini mendapat perawatan intensif di RSUD Lamadukelleng, Sengkang, Kabupaten Wajo.
BACA JUGA: Kapolda Perintahkan Segera Tangkap Pembunuh Pendeta di OKI: Hidup atau Mati!
Kapolsek Pitumpanua Kompol Husein membenarkan peristiwa pembantaian satu keluarga itu.
“Korban meninggal dua orang, suami istri. Sementara satu korban lagi, yaitu cucunya sekarang dirawat di RS Sengkang,” kata Husein, Senin (22/4/2019) malam.
Husein sendiri belum bisa memastikan soal kondisi kejiwaan pelaku, termasuk motif pembunuhan satu keluarga itu.
“Informasi dari warga memang seperti itu (pelaku gangguan jiwa). Tapi belum pasti ya, karena pelaku belum ditangkap. Ini saya masih di lapangan kejar pelaku. Nanti dikabarkan lagi info pastinya,” pungkas Husein. (pojoksatu/jpnn)
Wahid (58) dan istrinya Nawiah (56) tewas setelah ditebas parang oleh pelaku. Sementara cucu korban, Andini (17) saat ini kondisinya kritis.
Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti
- Pembunuhan Juwita oleh Oknum TNI AL Diduga Terencana, Ada Bukti
- Penyidik Usut Indikasi Kekerasan Seksual oleh Oknum TNI AL terhadap Juwita
- Pembunuhan Juwita oleh Oknum TNI AL, Denpomal Sita Sebuah Mobil
- Gelar Perkara Kasus Pembunuhan Juwita Dilakukan Tertutup, Ada Apa?
- Keluarga Juwita yang Tewas Diduga Dibunuh Oknum TNI AL Kecewa
- Info Terbaru soal Oknum TNI AL Diduga Membunuh Juwita Jurnalis di Banjarbaru