Satu Korban AirAsia di Surabaya Belum Teridentifikasi
![Satu Korban AirAsia di Surabaya Belum Teridentifikasi](https://cloud.jpnn.com/photo/picture/normal/20150102_084050/084050_386112_airasia_korban_2.jpg)
jpnn.com - SATU jenazah korban AirAsia QZ8501 yang telah dibawa ke Surabaya dengan kode B-002 hingga kemarin (1/1) belum berhasil diidentifikasi. Kabiddokes Polda Jatim Kombespol Budiyono menyatakan, belum cukup bukti untuk memastikan identitas korban. Menurut dia, hasil pemeriksaan jenazah belum sesuai dengan data yang diserahkan pihak keluarga. Karena itulah, tim DVI masih menggali data lain yang mendukung.
Salah satunya, kembali memanggil pihak keluarga. Mereka akan diajak mengenali ciri-ciri korban lainnya seperti pakaian yang dikenakan korban ketika naik pesawat. Dia meminta keluarga bersabar. Sebab, identifikasi berdasar standar internasional.
Menurut dia, identifikasi tidak bisa dilakukan hanya dengan cara visual berupa mengenali barang dan pakaian. Sebab, bisa saja pakaian yang dikenakan sama. Termasuk dompet yang di dalamnya terdapat identitas. ’’Bisa jadi dompet dipinjamkan,’’ jelasnya.
Budiyono membeberkan ciri-ciri jenazah tersebut, yakni remaja dengan tinggi 145–150 cm. Rentang tinggi badan tersebut karena ada kemungkinan bertambah karena pengaruh terendam air. Dia juga menyebutkan, korban memiliki tahi lalat berdiameter 4 x 4 milimeter di pundak sisi kiri atas.(did/eko/c5/end)
SATU jenazah korban AirAsia QZ8501 yang telah dibawa ke Surabaya dengan kode B-002 hingga kemarin (1/1) belum berhasil diidentifikasi. Kabiddokes
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Kabar Gembira untuk Honorer Lulus PPPK 2024, Dijamin Dapur Ngebul
- Jenazah Victor Maruli Korban Penembakan di Malaysia Tiba di Kualanamu
- 5 Berita Terpopuler: Kepala BKN Angkat Bicara, Info Penting untuk Honorer Databased Muncul, Sudah Pasti Tak Ada PHK?
- Jasad Pria Berkaus Loreng TNI Ditemukan di Pantai Minajaya, Begini Kondisinya
- Zarof Ricar, Ibu Tiri, Uang Pergaulan, dan Eks Ketua PN Surabaya
- Kapolda Sulsel Cek Kondisi 2 Bocah yang Dianiaya Orang Tua di Makassar