Satukan Tekad Antisipasi El Nino, Penyuluh Siap jadi Garda Terdepan Menjaga Ketahanan Pangan

jpnn.com, PADANG - Ancaman El Nino serta krisis pangan global yang makin terlihat, membuat Kementerian Pertanian mengajak para penyuluh untuk mempersiapkan diri dan melakukan langkah antisipasi.
Hal itu disampaikan dalam Kongres ke VII Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia (Perhiptani), di Hotel Bumi Minang, Padang, Sumatera Barat, Minggu (11/6).
Tema yang diangkat dalam kegiatan ini ialah Mewujudkan Indonesia sebagai Negara Eksportir Pangan.
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan penyuluh adalah garda terdepan yang akan mengawal pertanian.
"Peran penyuluh sangat penting. Terutama untuk memastikan pangan selalu tersedia meski ada ancaman El Nino dan krisis pangan global," katanya.
Oleh sebab itu, Mentan Syahrul meminta penyuluh untuk selalu meng-upgrade kemampuan dan pengetahuan.
"Jadilah penyuluh yang hebat dan luar biasa agar bisa membantu menjaga pangan dari ancaman El Nino dan krisis pangan global," katanya lagi.
Sementara Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan Dedi Nursyamsi berpesan agar penyuluh menyiapkan diri.
Peran penyuluh sangat penting, terutama untuk memastikan pangan selalu tersedia meski ada ancaman El Nino dan krisis pangan global.
- Petrokimia Gresik Siapkan Pupuk 431 Ribu Ton saat Lebaran, Stok Aman
- SPP Sragen Capai Kapasitas 120 Ton Per Siklus Selama Panen Raya, Dukung Ketahanan Pangan
- Super Tani Tawarkan Solusi Atasi Langkanya Pasokan Pupuk
- Menhut Sebut Sorgum Tanaman Ajaib untuk Ketahanan Pangan
- PT STM Pacu Pertanian Organik Perusahaan, Hasil Panen Petani Melimpah
- Kemendes Dorong Ketahanan Pangan dan Wisata Desa di Pandeglang