Sawi Pahit Dihargai Rp 400 Per Kg, Petani Kembali Menjerit
jpnn.com, PAGAR ALAM - Para petani sawi pahit di Kota Pagaralam, Sumatera Selatan kembali galau.
Pasalnya, sejak beberapa pekan terakhir harga jual komoditi ini terjun bebas dan anjlok di harga Rp 400 per kg.
“Untuk sekarang ini, harga jual sawi pahit di pasaran anjlok, hanya dihargai Rp 400 per kilogram, sangat jauh sekali harganya. Padahal sebelumnya sempat tembus di harga Rp5.000 per kilogram,” kata Bujang, salah seorang petani sayuran sawi pahit di Kota Pagaralam.
Penyebab harga jual sawi pahit, yang anjlok di pasaran, tambah Bujang, karena faktor banjirnya sayuran sawi pahit.
Setiap kebun petani yang tanam sawi, sudah memasuki musim panen secaraserentak, sehingga mempengaruhi harga jual sawi pahit di pasaran.
“Sudah menjadi resiko petani, kalau panen serentak semacam ini, membuat stok sayuran membanjiri pasaran, berpengaruh terhadap harga jual sayuran tersebut, setelah ini mungkin kita akan mencoba tanam sayuran jenis lain,” ujarnya. (ald)
Para petani sawi pahit di Kota Pagaralam, Sumatera Selatan kembali risau.
Redaktur & Reporter : Budi
- Mendes Yandri: Saya Ingin Program Makan Siang Gratis Berhasil di Jambi
- Komisi IV DPR Mendukung Langkah Pemerintah Pangkas Alur Distribusi Pupuk Bersubsidi ke Petani
- Komisi IV DPR Akan Mengawal Kenaikan HPP Gabah dan Jagung Agar Berdampak Bagi Petani
- HPP Gabah dan Jagung Naik, Saleh: Ini Bukti Kecintaan Prabowo kepada Petani
- Kabar Gembira untuk Petani, Prabowo Naikkan Harga Gabah dan Jagung
- Harga Gabah & Jagung Naik pada 2025, Mentan Amran: Kabar Gembira bagi Para Petani