SBY Digerogoti dari Dalam
Diminta Tegas untuk Selamatkan Partainya
Senin, 06 Februari 2012 – 08:33 WIB

SBY Digerogoti dari Dalam
JAKARTA-Banyaknya kader di tubuh Partai Demokrat yang terseret kasus korupsi membuat sang pendiri, Susilo Bambang Yudhoyo, turun tangan. Meski tidak menjawab secara tegas sanksi kepada kadernya yang bermasalah, SBY mengaku percaya pada KPK yang telah menetapkan kadernya sebagai tersangka. Sikap SBY yang terkesan pasif tersebut dinilai sebagai kelemahan yang justru mempercepat anjloknya citra partai berlambang mercy tersebut.
Menurut pengamat Politik dari CSIS, J. Kristiadi, keinginan Partai Demokrat untuk menjadi partai yang bersih, beretika dan pro rakyat, sebetulnya bisa tercitra jika presiden SBY yang sekaligus duduk sebagai Ketua Dewan Pembina Demokrat bisa berani dan tegas menindak keras pada setiap kader partainya yang sudah terindikasi korupsi.
Seperti diketahui, dalam kasus suap wisma atlet KPK telah menetapkan kader Demokrat Angelina Sondakh sebagai tersangka. Selain itu, Mirwan Amir juga dicekal bepergian ke luar negeri oleh KPK. (baca halaman Jawa Pos). Apalagi, ketua KPK memberi sinyal bahwa masih banyak nama-nama lain yang bakal diperiksa atas kasus tersebut.
”Karena itu, SBY harus memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada aparat penegak hukum untuk melakukan proses hukum pada kader partainya tanpa melakukan rekayasa apapun,” jelasnya saat dihubungi, kemarin.
JAKARTA-Banyaknya kader di tubuh Partai Demokrat yang terseret kasus korupsi membuat sang pendiri, Susilo Bambang Yudhoyo, turun tangan. Meski tidak
BERITA TERKAIT
- Ahli Kepemiluan Usul Ambang Batas Maksimal 50 Persen di Pilpres dan Pilkada
- Bahlil Digugat ke Mahkamah Golkar Gegara Ganti Ketua DPR Papua Barat Daya Tanpa Prosedur
- Soedeson Soroti Eksekusi Rumah Warga di Bekasi, Penegak Hukum Diduga Langgar Prosedur
- Polemik Band Sukatani soal Lagu Bayar Polisi, Dewi Juliani: Itu Kritik yang Harus Diterima
- Pakar Sebut Gap Politis Bikin Prabowo & Megawati Sulit Bertemu
- Rano Karno Bakal Hadiri Retret Kepala Daerah, Berangkat ke Magelang Malam Ini