SBY Disarankan Cuti Agar Fokus Urus Partai
Senin, 11 Februari 2013 – 10:43 WIB
JAKARTA - Dalam sepekan terakhir, Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono tampak sangat disibukkan membenahi partainya. Betapa tidak, dalam tenggat waktu sepekan itu, SBY sampai dua kali menyampakan pidato politik hanya untuk merespon urusan internal partainya. Menurut Fadli, penyampaian dua kali pidato dalam sepekan menunjukkan prioritas masalah bagi SBY saat ini adalah partainya, bukan rakyat dan negara. Waktu umroh pun, sambung dia, doa yang diminta SBY yakni mencari solusi masalah partainya bukan solusi negara. "Tentu ini adalah hak Pak SBY sebagai pembina partai," ungkapnya.
Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Fadli Zon menyarankan kepada SBY untuk mengambil cuti dari tugas-tugas kepresidenan. "Agar lebih fokus menyelesaikan permasalahan partainya, SBY lebih baik mengambil cuti," kata Fadli Zon kepada JPNN, Senin (11/2).
Kata Fadli, hal ini dilakukan agar urusan negara dan partai tak campur aduk. Sebab jika tidak, potensi abuse of right (penyalahgunaan hak) sebagai presiden dapat terjadi. Fasilitas negara dipakai untuk kepentingan partai. "Dan ini contoh yang kurang baik dari seorang kepala negara," tegasnya.
Baca Juga:
JAKARTA - Dalam sepekan terakhir, Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono tampak sangat disibukkan membenahi partainya. Betapa
BERITA TERKAIT
- Afriansyah Noor Tegaskan Siap Maju jadi Caketum PBB, Singgung Nama Yusril
- Menjelang Muktamar PBB, Bang Ferry Diunggulkan Jadi Ketua Umum
- Jokowi Ucapkan Selamat Ultah ke-52 PDIP, Darmizal: Sikap Terpuji, Patut Jadi Contoh
- Ikhtiar Taruna Merah Putih Memikat Anak Muda Melalui Logo Baru
- DPR Mendukung Pemerintah untuk Tingkatkan Produksi Garam Lokal
- Kembali Terpilih jadi Gubernur Sumsel, Herman Deru Siap Menyukseskan Program MBG