SBY Selamatkan Posisi Anas
Minggu, 05 Februari 2012 – 17:45 WIB

SBY Selamatkan Posisi Anas
CIKEAS—Nyaris tidak ada kejutan dalam konfrensi pers yang digelar Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono, Minggu (5/2) di puri Cikeas, Bogor. Meski secara gamblang menyatakan keprihatinan atas apa yang terjadi di tubuh partai, namun pernyataan SBY berjalan datar.
SBY bahkan terkesan berlindung di balik keinginan dan saran para pendiri dan deklarator PD saat memberikan pernyataan. 9 dari 99 deklarator PD disebut telah bertemu dengan SBY. Ditambah dengan keluhan dan saran dari pengurus DPP dan DPD PD, SBY pun meminta kader PD secara umum untuk merapatkan barisan. Sementara kepada mereka yang terkena kasus dugaan korupsi, untuk menjalankan proses hukum yang tengah berjalan.
Baca Juga:
Mengenai posisi Anas Urbaningrum selaku Ketua Umum PD yang akhir-akhir ini disebut akan dinon-aktifkan, SBY pun memberikan ketegasan bahwa PD tetap mengedepankan azas praduga tidak bersalah.
‘’Tidak ada penonaktifan Anas sebagai Ketua Umum. Mengapa? Karena proses hukum di KPK masih berlangsung. Kita tidak bisa mendahului KPK. Ketua Umum beberapa kali telah menyatakan tidak bersalah, tidak terlibat, saya pegang teguh kata-kata dan pernyataan itu,’’ tegas SBY.
CIKEAS—Nyaris tidak ada kejutan dalam konfrensi pers yang digelar Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono, Minggu (5/2)
BERITA TERKAIT
- Ibas Ajak Semua Kader Demokrat Buat Program untuk Kesejahteraan Rakyat
- Ahli Kepemiluan Usul Ambang Batas Maksimal 50 Persen di Pilpres dan Pilkada
- Bahlil Digugat ke Mahkamah Golkar Gegara Ganti Ketua DPR Papua Barat Daya Tanpa Prosedur
- Soedeson Soroti Eksekusi Rumah Warga di Bekasi, Penegak Hukum Diduga Langgar Prosedur
- Polemik Band Sukatani soal Lagu Bayar Polisi, Dewi Juliani: Itu Kritik yang Harus Diterima
- Pakar Sebut Gap Politis Bikin Prabowo & Megawati Sulit Bertemu