SD di Korsel Ini Punya Siswa Berusia 70 Tahun

jpnn.com, SEOUL - Hwang Wol-geum menaiki bus yang sama dengan tiga cucunya. Mereka akan berkaryawisata. Tiga cucunya itu duduk di bangku TK, kelas III, dan kelas V. Hwang tidak mengantar mereka. Dia juga siswa. Perempuan 70 tahun itu terdaftar sebagai siswa kelas I di SD Daegu, Gangjin County, Korsel.
SD Daegu terpaksa menerima lansia sebagai siswa karena kekurangan murid. Jika tidak ada yang mendaftar sama sekali di kelas I, mereka harus tutup. Jika tidak ada sekolah, orang-orang enggan tinggal di wilayah tersebut.
Mau tidak mau, mereka harus mencari cara agar sekolah tetap berdiri. Lansia yang buta huruf adalah jawabannya. Mereka ditawari untuk bersekolah. "Menulis surat untuk anak-anak saya adalah impian terbesar saya," ujar Hwang sebagaimana dikutip The New York Times.
Dia memiliki enam anak. Saat masih muda dulu, Hwang tidak bisa bersekolah karena keterbatasan ekonomi. Sekolah-sekolah di daerah pedesaan Korsel saat ini memang mengalami krisis siswa. Kondisi tersebut terjadi akibat rendahnya angka kelahiran di negara itu. Selain itu, banyak penduduk yang memilih tinggal di perkotaan. Kelas-kelas hanya diisi maksimal belasan siswa.
Mengizinkan lansia untuk bersekolah dianggap bisa menyelesaikan dua persoalan sekaligus. Kekurangan siswa dan mengurangi tingkat depresi para orang tua. Banyak penduduk Korsel yang berumur panjang, tetapi tidak punya banyak kegiatan. Sekolah membuat mereka bahagia. Bahkan, Hwang menangis pada hari pertamanya sekolah karena luar biasa senang.
"Ibu saya menjadi orang yang lebih bahagia sejak pergi sekolah. Dia selalu tersenyum," ujar Kyong-deok, putra Hwang. (sha/c15/dos)
SD Daegu terpaksa menerima lansia sebagai siswa karena kekurangan murid. Jika tidak ada yang mendaftar sama sekali di kelas I, mereka harus tutup.
Redaktur & Reporter : Adil
- Banjir Melanda Berau Kaltim, 2 Lansia Meninggal Dunia
- Rano Sebut Bansos untuk Lansia-Disabilitas agar Tak Pinjam ke Bank Keliling
- Tebar Kebaikan di Ramadan, Bank Mandiri Santuni Anak Yatim dan 668 Yayasan
- Berbagi Kebaikan Ramadan, Bank Mandiri Santuni 57.600 Santunan Anak Yatim dan Lansia
- Bank Mandiri Group Santuni 3.050 Penerima dan 45 Yayasan di Sumatera Bagian Selatan
- MS Glow Aesthetic Clinic Santuni Ribuan Anak Yatim dan Lansia di 7 Kota