SDA Janjikan PPP Makin Sejuk dan Terbuka
Pendukung Minta Pesaing SDA Urungkan Pencalonan
Jumat, 24 Juni 2011 – 02:44 WIB

SDA Janjikan PPP Makin Sejuk dan Terbuka
JAKARTA - Banyak kalangan meramalkan adanya kecenderungan menurunnya suara pendukung partai berbasis agama pada Pemilu 2014 mendatang. Namun demikian, prediksi itu tak membuat Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suryadharma Ali ciut nyali. Politisi yang tenar dengan inisial SDA itu menambahkan, tekad PPP untuk menjadi partai Islam yang menjadi rumah bagi semua elemen di tanah air itu sudah disampaikan saat jajaran pengurus PPP bertemu Presiden Susilo bambang Yudhoyono, Rabu (22/6) lalu.
Partai berlambang Ka"bah itu justru berambisi mengukuhkan diri sebagai partai umat Islam di Indonesia, tanpa harus bersikap eksklusif. Ketua Umum PPP, Suryadharma Ali, menyatakan bahwa PPP ingin menjadi rumah besar bagi umat Islam Indonesia itu. Untuk itu, sejumlah tokoh pun diajak untuk bergabung ke PPP.
Baca Juga:
"Saya sampaikan undangan umum kepada tokoh-tokoh partai yang pascareformasi melanglang buana dengan membentuk partai baru, bersama seluruh pendukung dan untuk simpatisannya segera masuk ke rumah dan membesarkan PPP sebagai partai Islam yang rahmatan lilalamin," kata Suryadharma di Jakarta, Kamis (23/6).
Baca Juga:
JAKARTA - Banyak kalangan meramalkan adanya kecenderungan menurunnya suara pendukung partai berbasis agama pada Pemilu 2014 mendatang. Namun demikian,
BERITA TERKAIT
- Mardiono Lakukan Doa Bersama Untuk Melepas Jemaah Umrah di Kantor DPP PPP
- Irwan Fecho: Kami Meminta Mas AHY Melanjutkan Kepemimpinan di Partai Demokrat
- Soal Band Sukatani, Rampai Nusantara Menilai Kapolri Sangat Terbuka dengan Kritik
- Kawal Amanat Warga Jakarta, KPU Bakal Rilis Buku Janji Kampanye Pramono-Rano
- Golkar Dorong Pemuda Jadi Duta Diplomasi Politik di ASEAN
- Setelah Pelantikan Kepala Daerah, Sultan Wacanakan Gubernur Dipilih Secara Tidak Langsung, Simak Penjelasannya