SDA Janjikan PPP Makin Sejuk dan Terbuka
Pendukung Minta Pesaing SDA Urungkan Pencalonan
Jumat, 24 Juni 2011 – 02:44 WIB
Menurut SDA, Presiden juga sudah siap menghadiri pembukaan Muktamar VII PPP di Bandung pada 3 Juli mendatang. Selain itu, SDA juga menyampaikan rencananya untuk menggelar Munas Alim Ulama PPP se-Indonesia sebelum muktamar."Presiden mengharapkan kita mampu menjelaskan Islam dengan sebaik-baiknya kepada masyarakat supaya Islamophobia, radikalisme, terorisme dan sejenisnya bisa berkurang di kemudian hari," katanya.
Baca Juga:
Selain itu, dalam munas alim-ulama tersebut PPP juga akan menegaskan kembali hubungan antara Islam dengan Pancasila, demokrasi, serta kontribusinya terhadap pembangunan dan pengentasan kemiskinan. "Kita juga ingin menggali pemikiran pada alim ulama dalam membentuk karakter bangsa yang berkualitas dan berakhlakul kharimah," ujarnya.
Sementara Ketua DPW PPP Gorontalo, Muhalim Dj. Litty yang menjadi pendukung SDA, mengimbau para calon ketua umum PPP lainnya untuk mengurungkan niat bersaing di bursa ketua umum. Alasannya, karena mayoritas DPW dan DPW pemilik suara di muktamar sudah berpihak ke SDA.
"Nggak usah nyalonlah, karena hampir dapat dipastikan SDA bakal menang. 99 persen pemilik kedaulatan PPP mendukung SDA, maka gabung saja ke SDA, mumpung gerbongnya belum penuh," kata Muhalim seraya menambahkan, pihaknya akan memnyambut dengan tangan terbuka jika para pesaing SDA mau bergangung.(ara/jpnn)
JAKARTA - Banyak kalangan meramalkan adanya kecenderungan menurunnya suara pendukung partai berbasis agama pada Pemilu 2014 mendatang. Namun demikian,
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
BERITA TERKAIT
- Politikus Senior PDIP Ini Nilai Megawati Nakhoda NKRI, Hasto Adalah Jangkarnya
- Megawati Sebut Mundur Lebih Terhormat daripada Dipecat, Sindir Jokowi?
- HUT ke-52 PDIP: Megawati Perintahkan Kader Bonding dengan Rakyat
- Pemerintah Pertimbangkan Melantik Dahulu Kepala Daerah Tak Bersengketa di MK
- Dituding Berperan Memenangkan Istri di Pilkada Serang, Mendes PDT Merespons
- Megawati Anggap Ganjar Sudah Benar Bersikap Tolak Kedatangan Israel ke Indonesia