SDM Terbatas, KPK Ngotot Bongkar Kasus Suap Migas
jpnn.com - JAKARTA - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bambang Widjojanto mengungkap tidak menemukan uang saat melakukan penggeledahan lanjutan di kantor SKK Migas pada Jumat (16/8) lalu. Dari penggeledahan itu, penyidik KPK hanya menemukan sejumlah dokumen yang terkait dengan kasus itu.
"Hanya dokumen, tidak ada uang. Mulai penggeledahan Jumat malam (16/8) selesai Sabtu (17/8) siang," ujar Bambang di Bundaran HI, Jakarta, Minggu (18/8).
Kata Bambang, ada beberapa tempat yang digeledah di Kantor SKK Migas yang disasar berdasarkan pengembangan informasi sebelumnya. Ruangan itu antara lain, ruangan Wakil Kepala SKK Migas Johannes Widjonarko, ruang Kepala Divisi Pengendalian Operasi, ruang Deputi Pengendalian Dukungan Bisnis dan ruang Kepala Divisi Pengendalian Lantai Supply.
Lebih lanjut Bambang tegaskan bahwa KPK ingin intensif menangani kasus suap migas ini. Maka itu, pihaknya sangat hati-hati dalam membidik pelaku lain. Meski dia sadar bahwa jumlah sumber daya manusia (SDM) KPK sangat terbatas.
"KPK bukan sekedar ingin menangani saja, tapi kalau bisa dibongkar kasusnya kenapa enggak. Memang diperlukan kecepatan, dan memang anda tahu tenaga kita terbatas," paparnya.
"Tapi saya ingin menunjukkan, walaupun terbatas, tapi kita lakukan secara intensif dan sistematis. Itu yang kami janjikan kepada masyarakat," sambung Bambang. (chi/jpnn)
JAKARTA - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bambang Widjojanto mengungkap tidak menemukan uang saat melakukan penggeledahan lanjutan
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- KPK Periksa Anggota DPR RI Maria Lestari
- Kerja Kapolda Metro dapat Sorotan Buntut Kasus DWP
- Tegas! Todung Nilai Pemeriksaan Mantan Penyidik KPK Aneh dan Melanggar KUHAP
- Kepala Daerah Minta Jaminan Formasi Tambahan PPPK Tahap 2, MenPAN-RB: Pasti Diterima
- KPK Periksa Ahok, Lihat
- 720 Pelanggan di Citra Garden Puri Semanan Dapatkan Air Siap Minum dari PAM JAYA