Seabad Partai Komunis, Tiongkok Makin Kontroversial

Pertama-tama, penting untuk diketahui bahwa ketika kita melihat kata "Tiongkok" dalam berita, kebanyakan yang dimaksudkan adalah Partai Komunis Tiongkok, bukan negara yang memiliki 1,4 milyar warga.
Ini adalah Xi Jinping — Pemimpin Tertinggi Tiongkok dan wajah yang paling dikenali dari partai tersebut.
Presiden Tiongkok dikenal juga sebagai Sekretaris Jendral Partai Komunis Tiongkok, yang perannya lebih mirip dengan Presiden Korea Utara Kim Jong Un.
Xi Jinping memimpin partai yang beranggotakan 92 juta orang, namun jumlah tersebut baru tujuh persen dari populasi Tiongkok sebesar 1,4 milyar jiwa.
Di bawah aturan negara satu partai, pemimpin Partai Komunis Tiongkok secara otomatis adalah Pemimpin Tertinggi Tiongkok. Partai dan pemerintah tidaklah terpisahkan.
Struktur Partai Komunis Tiongkok sangatlah tak jelas dan kompleks. Berikut adalah penjelasan yang telah disederhanakan agar lebih mudah dimengerti.
Xi menduduki posisi teratas Komite Tetap Politburo, berisi tujuh orang yang memimpin Tiongkok.
Ketujuh pria ini memegang kendali atas bidang yang berdampak besar pada kebijakan di Tiongkok.
100 tahun setelah Partai Komunis Tiongkok didirikan, Tiongkok semakin berpengaruh dan kontroversial dari sebelumnya
- Sulitnya Beli Rumah Bagi Anak Muda Jadi Salah Satu Topik di Pemilu Australia
- Rusia Menanggapi Klaim Upayanya Mengakses Pangkalan Militer di Indonesia
- Dunia Hari Ini: Siap Hadapi Perang, Warga Eropa Diminta Sisihkan Bekal untuk 72 Jam
- Rusia Mengincar Pangkalan Udara di Indonesia, Begini Reaksi Australia
- Dunia Hari Ini: Katy Perry Ikut Misi Luar Angkasa yang Semua Awaknya Perempuan
- Temui Wamen Guo Fang, Waka MPR Eddy Soeparno Bahas Pengembangan Energi Terbarukan