Seamless Gearbox Bukan Faktor Kegagalan Lorenzo
jpnn.com - LONDON - Kegagalan Jorge Lorenzo mempertahankan gelar juara dunia MotoGP dianggap buah kesalahan Yamaha menerapkan seamless gearbox. Pabrikan raksasa asal Jepang tersebut dinilai terlambat menggunakan piranti tersebut.
Banyak pihak menilai, Lorenzo bakal mampu mempertahankan gelar juara seandainya Yamaha cepat memasang seamless gearbox. Hal itu sudah terbukti dari catatan Lorenzo setelah piranti tersebut dipasang.
Lorenzo sanggup memenangkan empat dari enam seri yang dilaluinya setelah motor YZR-M1 diupgrade. Musim lalu, Lorenzo baru mendapat seamless gearbox pada seri Misano. Namun, Yamaha membantah semua anggapan tersebut.
“Gearbox memang banyak membantu. Terutama dalam hal motivasi karena memang sangat menyenangkan ketika membalap dengan seamless gearbox. Tapi, itu tidak memiliki pengaruh signifikan,” terang bos Yamaha Factory, Wilco Zeelenberg di laman Motorcyclenews.
Pria asal Belanda tersebut menambahkan, Lorenzo memang melakukan start yang kurang meyakinkan. Padahal, menurut Zeelenberg, motor YZR-M1 dianggap sangat baik meski belum dipasangi seamless gearbox.
“Namun, Lorenzo tidak bisa memanfaatkannya. Kami memenangkan seri dengan atau tanpa seamless gearbox. Jumlahnya juga sama. Kami menang empat kali dengan seamless gearbox, tapi juga menang empat kali tanpa seamless gearbox. Jadi, itu bukan satu-satunya factor penting,” tegas Zeelenberg. (jos/jpnn)
LONDON - Kegagalan Jorge Lorenzo mempertahankan gelar juara dunia MotoGP dianggap buah kesalahan Yamaha menerapkan seamless gearbox. Pabrikan
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Liga Champions: Bayern Muenchen Menang Tipis atas PSG, Kim Min-jae jadi Pahlawan Kemenangan
- Liga Champions: Panggung Tim Tamu Menghancurkan Tuan Rumah
- Liga Champions: Puasa Manchester City Berlanjut
- Pesan Menpora Dito kepada PBSI di Bawah Kepemimpinan Fadil Imran
- PBSI Beberkan Target di Indonesia Masters 2025, Sektor Mana Jadi Andalan?
- Kualifikasi FIBA Asia Cup 2025: Mengintip Peran Vital Tenaga Medis