Sebelum Ditembak Mati Teroris Papua, Habel Halenti Sempat Teriak Ampun Komandan
![Sebelum Ditembak Mati Teroris Papua, Habel Halenti Sempat Teriak Ampun Komandan](https://cloud.jpnn.com/photo/arsip/watermark/2018/12/03/kombes-ahmad-mustofa-kamal-foto-tribratanewspapuapolrigoid.jpg)
jpnn.com, PUNCAK - Kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang dicap sebagai teroris kembali melakukan aksi pembantaian terhadap warga sipil di Papua. Kali ini, mereka menembak mati seorang warga bernama Habel Halenti, 30.
Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Mustofa Kamal mengatakan, penembakan terjadi di Kampung Eromaga Distrik Omukia Kabupaten Puncak, pada pukul 12.30 WIT, Kamis (3/6).
“Ketika itu, korban dan rekan-rekannya berangkat dari perumahan karyawan di kompleks Pancuran, Kampung Kibogolome Distrik Ilaga, Kabupatem Puncak ke arah Kampung Eronggobak,” kata Kamal dalam siaran persnya, Kamis (3/6).
Saat itu korban menggunakan mobil dinas milik Pemda Puncak jenis pikap warna putih untuk mengangkut babi.
Namun, di perjalanan mereka ditodongkan senjata api oleh KKB yang berjumlah dua orang.
“Korban sempat berteriak ampun komandan, namun langsung ditembak oleh salah satu KKB yang menodongkan senpi sebanyak satu kali,” ujar Kamal.
Setelah KKB menembak korban, rekan korban yakni Muh Alif langsung melarikan diri menuju Polsek Ilaga guna melaporkan kejadian tersebut.
“Di jalan dia masih mendapatkan tembakan yang mengenai pintu mobil namun tidak mengenai penumpang yang berada di dalam mobil,” beber Kamal.
Pembantaian kembali dilakukan kelompok teroris yang ada di Papua. Kali ini, mereka menembak mati warga sipil bernama Habel Halenti.
- Berulah Lagi, KKB Bakar Gedung SMP di Papua Tengah
- Dana Otsus Papua 2025, Supiori Kebagian Rp 101 Miliar
- Brantas Abipraya Rampungkan Pembangunan Rumah Sakit UPT Vertikal Papua
- Bawa 42 Paket Ganja, Calon Penumpang Ditangkap di Bandara Sentani Papua
- Legasi Ottow dan Geissler di Tanah Papua
- Inilah Wilayah dengan Pertumbuhan Ekonomi Terendah pada 2024