Sebelum Ditembak, Sukardi Sempat Hentikan Truk

jpnn.com - JAKARTA - Teror kepada polisi kian tak terkendali. Peristiwa penembakan terhadap anggota korps Bhayangkara kembali terjadi setelah tiga orang tewas ditembak di Tangerang Selatan beberapa waktu lalu.
Penembakan kali ini terulang di depan Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan sekira pukul 22.20 WIB, Selasa (10/9) malam. Lokasi kejadiannya tepat di jalur lambat, depan kantor antirasuah tersebut.
Berdasarkan infromasi yang dihimpun di Tempat Kejadian Perkara (TKP), polisi yang ditembak itu bernama Bripka Sukardi, anggota provos Mabes Polri.
Polisi pemilik tiga bengkok kuning itu terkapar dengan bersimbah darah. Tiga peluru menembus di dada dan perutnya.
Kejadian itu berawal ketika Sukardi hendak menghentikan truk di lokasi kejadian. Namun, hingga saat ini belum diketahui keterkaitan dengan aksi penghentian truk dengan penembakan itu. Sejauh ini, belum ada keterangan resmi dari kepolisian atas penembakan tersebut. (awa/jpnn)
JAKARTA - Teror kepada polisi kian tak terkendali. Peristiwa penembakan terhadap anggota korps Bhayangkara kembali terjadi setelah tiga orang tewas
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Selesai Diperiksa KPK, Hasto Jawab 52 Pertanyaan Pengulangan
- Perusahaan Transformasi Digital Lokal Jalin Kerja Sama dengan Aplikasi Pengantar Makanan Asal Brunei
- Menyambut Ramadan & HUT ke-5, IFG Bagikan Ratusan Paket Sembako
- Jangan Tolak PPPK Paruh Waktu, Gaji dan Tunjangan Hampir Setara, Ada THR
- Kepala B2PMI Ajak Praja IPDN Gaungkan Tagar #KerjaSajaDuludiLuarNegeri
- Ini Respons Prabowo soal Kasus Pertalite Dioplos Jadi Pertamax