Sebut Nama AHY & Moeldoko, Ruhut Sitompul: Saya Sedih

jpnn.com, JAKARTA - Mantan politikus Partai Demokrat Ruhut Sitompul merasa sedih melihat konflik di partai berlambang bintang mercy. Terlebih di saat perayaan dua dekade parpol yang pernah menaunginya itu.
Hal itu diungkap Ruhut menanggapi persoalan hukum antara Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Moeldoko selaku ketum hasil KLB Deli Serdang.
"Saya sebagai senior yang pernah membesarkan Demokrat, walau sekarang di PDI Perjuangan, saya jadi sedih," ucap Ruhut kepada JPNN.com, Jumat (10/9) malam.
Terkait ribut-ribut perayaan HUT Demokrat yang konon diselenggarakan kubu KLB Deli Serdang pimpinan Moeldoko di Banten, Ruhut menilai hal itu tidak seharusnya terjadi.
"Selama niat dari kubu Pak Moeldoko merayakan ulang tahun, ya, kita hormati," ucap mantan anggota Komisi III DPR dari Fraksi Demokrat itu.
Sebelumnya kubu AHY mendapat bocoran adanya upaya kelompok KLB Deli Serdang pimpinan Moeldoko menggelar perayaan HUT Demokrat di Tangerang, Banten.
Ruhut pun memaklumi dinamika yang terjadi di Demokrat. Terlebih lagi persoalan hukum antara kepengurusan pimpinan AHY dan Moeldoko masih berlangsung.
"Semua orang kan tahu bahwa Demokrat itu sekarang ada dua, satu Pak AHY, satu Pak Moeldoko. Saya mohon, kita saling menghormati saja," tandas Ruhut Sitompul.
Politikus PDI Perjuangan komentari dinamika terkini Partai Demokrat antara kubu AHY dan Moeldoko.
- AHY Jawab Begini Ditanya Pertemuan Prabowo, SBY, dan Megawati
- Agust Jovan Latuconsina Layak Jadi Wasekjen Demokrat: Energik dan Bertalenta
- Syahrial Nasution, Alumni Unpar yang Dipercaya AHY Jadi Wakil Sekjen Partai Demokrat
- Jadi Kepala Komunikasi Partai Demokrat, Herzaky: Ini Amanah Luar Biasa
- Ditunjuk AHY Jadi Bendum Demokrat, Irwan Fecho Mundur dari Stafsus Mentrans
- Putra Sumba NTT Gustaf Tamo Mbapa Dipilih Sebagai Deputi BPOKK DPP Partai Demokrat