Secara Teori, Jokowi Tak Akan Sudi Berpasangan dengan Anies

jpnn.com, JAKARTA - Pengamat politik dari President University Muhammad AS Hikam menilai Joko Widodo dan Anies Baswedan tak mungkin berpasangan di Pilpres 2019. Pasalnya, kedua tokoh itu berada di dua kutub yang berbeda.
"Saya kira secara teoritis agak sulit dengan Jokowi," tegasnya saat ditemui di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (8/7).
Mantan Menristek itu menilai bahwa Jokowi bisa dengan mudah menggaet siapa saja untuk jadi wakilnya. Karena itu, sang petahana pasti mencari yang paling kompatibel dengan dirinya.
Sementara, meski pernah menunjuk Anies jadi menteri, Jokowi sekarang tidak memiliki kecocokan dengan mantan rektor Paramadina tersebut. Apalagi, Anies merupakan penantang orang dekat Jokowi, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dalam Pilkada DKI 2017 silam.
"Menurut saya karena ada chemistry politik yang tidak klop. Seperti kasus Ahok, seperti pandangannya tentang politik identitas,” jelasnya.
Hikam juga mencatat bahwa pemasangan Jokowi dengan Anies akan terbentur dengan partai-partai pengusung. Terlebih, partai pengusung memiliki kandidat masing-masing untuk disodorkan ke Jokowi. “Yang lebih penting lagi constrain (desakan) dari partai-partai politik," pungkasnya. (ian/rmol)
Pengamat politik dari President University Muhammad AS Hikam menilai Joko Widodo dan Anies Baswedan tak mungkin berpasangan di Pilpres 2019
Redaktur & Reporter : Adil
- Simak Penilaian Gibran tentang Didit Prabowo, Begini
- Lihat yang Dilakukan Gibran saat Mudik ke Solo, Paten!
- Pak Luhut Sudah ke Rumah Jokowi di Hari Pertama, Ada Kompol Syarif
- NasDem Menghormati Jika Jokowi Pilih Gabung PSI
- Hasil Survei Cigmark Tentang Ketua Wantimpres, Setia Darma: Jokowi Cocok dan Layak
- Apakah Jokowi Akan Bergabung dengan PSI? Begini Analisis Pakar