Sederet Tantangan Jokowi usai Pembentukan Kabinet Indonesia Maju

jpnn.com, JAKARTA - Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Masinton Pasaribu menyambut positif pembentukan Kabinet Indonesia Maju oleh Presiden Joko Widodo.
Menurut Masinton, semua pembantu presiden harus patuh dan loyal kepada Jokowi untuk mewujudkan visi dan misi pembangunan.
“Menteri itu harus memiliki komitmen dan memiliki tanggung jawab, bukan hanya menjalankan program," ujar Masinton saat menjadi narasumber diskusi publik bertajuk Membaca Profile Kabinet Gado-Gado di kator Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK), Duren Tiga, Jakarta Selatan, Rabu (23/10).
Menurut Masinton, menteri Jokowi harus fokus bekerja karena Indonesia sedang menghadapi tantangan seperti krisis global dan disintegrasi bangsa.
Para menteri Jokowi yang sudah duduk di Kabinet Indonesia Maju, lanjut Masinton, tidak boleh bermain politik yang dapat menghambat visi dan misi presiden.
"Menteri-menteri ini jangan terjebak pada politk pencitraan. Kemudian jangan menggunting dalam lipatan," imbuh anggota Komisi III DPR RI ini.
Terkait masuknya Prabowo Subianto dan Eddy Prabowo menjadi pembantu presiden, Masinton menyampaikan bahwa hal itu merupakan politik rekonsiliasi dan akomodatif.
Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Masinton Pasaribu menyambut positif pembentukan Kabinet Indonesia Maju oleh Presiden Joko Widodo.
- Hari Kedua Lebaran 2025, Menkop Budi Arie Kunjungi Joko Widodo
- Jokowi Mau Bikin Partai Super Tbk, Cucun PKB: Silakan Asal Sesuai UU
- Begini Kalimat Masinton Tanggapi Instruksi Megawati soal Retret, Mantap!
- Ada Dukungan Jokowi, Persis Gagal Kalahkan 10 Pemain Semen Padang
- Dilantik Prabowo jadi Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Ungkap Pesan Khusus dari Megawati
- Ini Alasan Rektor ISBI Bandung Melarang 'Wawancara dengan Mulyono'