Sehat Diminum, Tidak Berkarat dan Jadi Pendingin Ruangan
Selasa, 09 Juli 2013 – 07:02 WIB

Budhi Haryanto di depan deretan penghargaan dan hak paten atas teknologi SDP temuannya. (foto: Ahmad Baidhowi)
"Kalau alat ini dinyalakan 24 jam, kira-kira bisa menghasilkan 40 liter embun sehari," ujarnya.
Budhi menyebutkan, jika digunakan oleh gedung-gedung perkantoran atau bangunan komersial seperti pusat perbelanjaan dan hotel, alat tersebut mampu menghasilkan ribuan liter embun yang bisa menjadi sumber air minum alternatif.
"Eksploitasi air tanah besar-besaran sebagai sumber air minum bisa berdampak kurang baik bagi kondisi lingkungan. Misalnya, bisa mengakibatkan penurunan permukaan tanah," katanya.
Berkat inovasi itu, Budhi diganjar beberapa penghargaan bergengsi. Pada 2005, teknologi SDP hasil kreasinya bersama Mike Morgan merebut Innovation Award dalam ajang AHR Expo di Orlando, Florida, AS. Lalu, pada 2010, alat yang sama meraih Piala Rintisan Teknologi yang diserahkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Pernahkah Anda membayangkan minum air embun? Bagaimana caranya? Pengusaha Budhi Haryanto menemukan teknologi yang memproduksi tetesan embun dalam
BERITA TERKAIT
- Musala Al-Kautsar di Tepi Musi, Destinasi Wisata Religi Warisan Keturunan Wali
- Saat Hati Bhayangkara Sentuh Kalbu Yatim Piatu di Indragiri Hulu
- Kontroversi Rencana Penamaan Jalan Pramoedya Ananta Toer, Apresiasi Terhalang Stigma Kiri
- Kisah Jenderal Gondrong ke Iran demi Berantas Narkoba, Dijaga Ketat di Depan Kamar Hotel
- Petani Muda Al Fansuri Menuangkan Keresahan Melalui Buku Berjudul Agrikultur Progresif
- Setahun Badan Karantina Indonesia, Bayi yang Bertekad Meraksasa demi Menjaga Pertahanan Negara