Sejarah Hubungan Panas Pasar Senen dengan Si Jago Merah

Dalam catatan I.G Kasimo, para seniman di Pasar Senen punya peran penting dalam kerja-kerja propaganda di sekitar kemerdekaan. Oleh para seniman Pasar Senen, pesan kemerdekaan kerap dituangkan pada lembaran poster lalu disebar.
Bukan hanya disebar pada tembok-tembok kota, namun juga gerbong kereta yang melaju dari Pasar Senen ke berbagai kota di Jawa.
Pasar Senen mulai surut pamor sebagai tempat nongkrong bagi para seniman dan aktivis pada 1968. Saat itu, Gubernur Ali Sadikin mengubah kebun binatang di area bekas rumah pelukis Raden Saleh menjadi Taman Ismail Marzuki di Cikini.
Para seniman dan aktvis kemudian berangsur banyak yang berpindah arena interaksi ke Cikini hingga sekarang.
Pada saat yang sama, Gubernur Ali Sadikin melanjutkan pembangunan besar-besaran di kawasan Pasar Senen dengan nama Proyek Senen. Proyek ini mulanya berupa proposal yang diajukan Ciputra kepada Gubernur Jakarta Soemarno di masa sebelum Ali Sadikin.
Proposal itu ditindaklanjuti dengan rapat bersama Bung Karno yang kemudian berujung pada pembentukan PT Pembangunan Jaya sebagai pelaksana proyek.
Perusahaan yang sahamnya dimiliki Pemprov DKI Jakarta tersebut kemudian mengubah wajah Pasar Senen. Maklum, saat itu pasar indah bagai ratu dari timur tersebut perlahan telah menjadi kumuh. Proyek Senen terbukti berhasil menjadikan kawasan itu kembali gagah setelah ditata ulang.
Hingga kini, perusahaan tersebut masih mengelola Pasar Senen selain dikelola oleh PD Pasar Jaya. Blok I-II yang kemarin terbakar ada dalam pengelolaan perusahaan yang juga mengembangkan kawasan jin buang anak di Ancol menjadi seperti sekarang ini tersebut.
Pasar Senen, Jakarta Pusat terbakar lagi. Sejak dibangun bersamaan dengan Pasar Tanah Abang oleh Yustinus Vinck pada 1735, si jago merah kerap
- Pembakar Mobil di Cianjur Terekam CCTV, Ini Kata Polisi
- Damkar DKI Tangani 6.800 Kasus Lainnya di 2024, 4 Kali Lipat Melebihi Kebakaran
- Gedung Bank di Bandung Terbakar saat Terjadi Kericuhan Demo Tolak RUU TNI
- Dunia Hari Ini: Kebakaran di Klub Malam Makedonia Utara, 59 Orang Tewas
- Kamar 503 Hotel Grand Hap Solo Kebakaran, Ini Info Polisi
- 2 Kapal Terbakar di Pelabuhan Sunda Kelapa, Kerugian Tembus Rp 500 Juta