Sejumlah Konsekuensi Maksimum Jika Turis Asal Indonesia Bekerja di Australia

Alasan pembatalan disebutkan beragam, mulai dari ketidakpatuhan terhadap persyaratan visa, berisiko terhadap komunitas, atau dianggap sebagai 'visitor' yang tidak memiliki niat yang jujur.
Abul Rizvi, pengamat masalah imigrasi di Australia, yang juga mantan wakil sekretaris Departemen Imigrasi Australia, mengatakan penyalahgunaan visa turis untuk bekerja di Australia menjadi "masalah yang bertambah banyak" dalam 10 tahun terakhir.
Bukan hanya menyalahi aturan, yang dikhawatirkan Abul adalah soal perlindungan hukum bagi mereka yang bekerja secara ilegal.
"Misalnya Anda bekerja di kebun, memetik buah, atau pekerjaan buruh seperti ini, ada risiko pemberi kerja akan menetapkan harga sewa [tempat tinggal] yang sangat mahal," katanya.
"Bisa juga mereka tidak peduli soal masalah kesehatan dan keamanan Anda, apalagi mengingat bekerja di kebun cukup berbahaya."
"Ini telah membuka ruang bagi kelompok kriminal untuk menyesatkan orang-orang untuk datang ke Australia menggunakan visa turis dan bekerja," tambahnya.
Artikel ini diproduksi oleh Erwin Renaldi
Ada sejumlah konskuensi maksimum bagi pemegang visa turis yang kedapatan bekerja di Australia, di antaranya visa dibatalkan, ditahan, tak bisa mengajukan visa selama tiga tahun, atau bahkan menghadapi tuntutan penjara
Redaktur & Reporter : M. Adil Syarif
- Dunia Hari Ini: Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol Diturunkan dari Jabatannya
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Gempa Myanmar, Indonesia Kirim Bantuan Tahap Tiga
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun