Sejumlah Pekerja Amazon Flexi Menceritakan Kesulitan Mereka Mengirimkan Paket

Amazon mengatakan menjadi tanggung jawab pengemudi untuk mengemas paket dan memastikan mereka bisa melihat kaca belakang mobil mereka.
"Jika merasa pandangan mereka terganggu, maka mereka bisa meminta anggota staf yang ramah untuk membantu mereka mengemas ulang paket agar lebih efektif," kata Michael Cooley dari Amazon.
"Jika pandangan masih terganggu, staf sebenarnya bisa mengeluarkan barang dari mobil sehingga pandangan mereka tidak terhalang. Kita ingin agar orang-orang aman saat berkendara ketika mereka mengirimkan paket."
Tapi Alex yakin beberapa pengemudi ketakutan untuk menolak mengangkut beberapa paket di depot, karena mereka takut mendapat peringatan dari Amazon.
"Mereka selalu kembali memaksa kepada kita," ujarnya.
"Kita harus melakukan apa yang diminta atau akan mendapat peringatan."
Setelah semua barang masuk ke mobilnya, Alex berpacu dengan waktu untuk mengirimkan semua paketnya dalam empat jam.
Aplikasi Amazon Flex memberinya rute yang sudah ditentukan, biasanya mencakup satu atau dua 'suburb' di Melbourne.
Saat barang yang dipesan lewat internet telat diterima, siapa yang menanggungnya? Ini menjadi pertanyaan sejumlah kurir yang bekerja di Amazon Australia
- Truk Colt Diesel Tercebur ke Sungai Segati di Pelalawan, 3 Balita Meninggal
- Dunia Hari Ini: Ledakan Bus di Israel Diduga 'Serangan Teror'
- Pelajar di Luar Negeri Ikut Dukung Aksi 'Indonesia Gelap'
- Dunia Hari Ini: Presiden Prabowo Subianto Lantik 481 Kepala Daerah
- Dunia Hari Ini: Bus Terjun ke Jurang di Bolivia, 30 Orang Tewas
- Omon-Omon Pemangkasan Anggaran: Efisiensi yang Kontradiktif?