Sekelumit Info soal Anggota Muslim Cyber Army dari Bali

jpnn.com, JEMBRANA - Masyarakat Jembrana di Bali tersentak oleh adanya warga setempat yang tergabung dalam kelompok penebar hoaks Muslim Cyber Army (MCA). Senin lalu (26/2), Bareskrim Polri menangkap warga Jembrana bernama Ramdani Saputra yang diduga terlibat dalam kelompok MCA.
Ramdani merupakan penduduk di Banjar Kedisan, Desa Yehembang Kauh, Kecamatan Jembrana. Perbekel Yehembeng Kauh I Ketut Mustika mengaku telah memperoleh informasi tentang Ramdani yang ditangkap Bareskrim.
“Informasi yang saya terima memang begitu (ada penangkapan, red),” ujar Mustika kepada Jawa Pos Radar Bali.
Mustika menjelaskan, Ramdani yang berprofesi sebagai karyawan perusahaan swasta di Denpasar baru menetap di Yehembang Kauh pada akhir 2017. Pria kelahiran Jakarta, 13 September 1978 itu tinggal di Jembrana karena tinggal di rumah mertua.
Sebelumnya, Ramdani bekerja di Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB). Baru akhir tahun lalu dia menetap di rumah istrinya di Banjar Kedisan.
“Jarang ada di rumah, karena bekerja di Denpasar,” jelasnya.(rb/bas/mus/mus/JPR)
Bareskrim Polri pada Senin lalu (26/2) menangkap warga Jembrana, Bali bernama Ramdani Saputra yang diduga terlibat dalam kelompok Muslim Cyber Army.
Redaktur & Reporter : Antoni
- IRT di Inhu Mengaku Dibegal, Saat Diselidiki Polisi, Ternyata
- Polisi Dinilai Bisa Segera Ungkap Pelaku Teror Kepala Babi di Kantor Tempo, Masalahnya...
- Mahasiswa Imbau Masyarakat Jangan Terprovokasi Hoaks di Medsos
- Jelang Lebaran, Pertamina Tindak Tegas SPBU Nakal demi Utamakan Layanan Masyarakat
- Sahroni Apresiasi Kinerja Bareskrim Mengungkap 4,1 Ton Narkoba dalam 2 Bulan
- Akademisi Sebut Hoaks Hambat Perkembangan Generasi Indonesia Emas 2045