Sekitar 200 Warga Indonesia Meninggal Akibat Demam Berdarah 2 Bulan Terakhir
Jumat, 22 Februari 2019 – 08:00 WIB

Sekitar 200 Warga Indonesia Meninggal Akibat Demam Berdarah 2 Bulan Terakhir
Tim peneliti UGM masih terus memantau kejadian kasus DBD di Yogyakarta, yang secara nasional tidak terlalu signifikan
"Kami belum berani menyimpulkan bahwa 'ya ini adalah karena pelepasan nyamuk Wolbachia'."
Ia menuturkan, untuk menuju tahap itu dibutuhkan data yang komplit dan paripurna.
"Karena kami kan harus punya data yang komplit untuk bisa mengatakan 'ya itu memang dari Wolbachia' atau mungkin memang masyarakat sudah melakukan pemberantasan sarang nyamuk dengan lebih teratur, lebih baik sehingga angka kasunya menjadi lebih rendah," tegas Equatori.
Ikuti berita-berita lain di situs ABC Indonesia.
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
BERITA TERKAIT
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana
- Kabar Australia: Pihak Oposisi Ingin Mengurangi Jumlah Migrasi