Sekjen Gerindra Sampaikan Salam Prabowo kepada Keluarga Prof Suhardi

jpnn.com, JAKARTA - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra Ahmad Muzani menyampaikan salam Prabowo Subianto kepada keluarga Almarhum Prof Suhardi di Yogyakarta, Minggu (5/2).
Ahmad Muzani dan jajaran bersilaturahmi ke kediaman ketua umum pertama partainya itu menjelang perayaan HUT ke-15 Partai Gerindra yang akan digelar pada Senin besok (6/2).
Kepada istri mendiang Prof Suhardi, Ibu Hardi, Muzani juga menyampaikan salam Ketua Umum sekaligus Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto yang berhalangan hadir dalam silaturahmi itu.
"Beliau berdoa mudah-mudahan keluarga besar Almarhum Prof Suhardi diberikan kesehatan dan kekuatan oleh Allah SWT. Beliau juga menyampaikan salam hormat untuk keluarga almarhum dan untuk kita semua yang ada di tempat ini," ujar Muzani melalui siaran pers diterima di Jakarta.
Dia pun bercerita bahwa rumah joglo milik Almarhum Prof Suhardi menjadi saksi awal-awal pendirian Partai Gerindra, sekaligus titik awal tentang gagasan, pemikiran, dan pandangan mendiang dalam mendirikan sebuah partai politik itu.
"Di tempat ini, Prof Suhardi memikirkan tentang bagaimana berdirinya sebuah partai, apa namanya, apa lambangnya, apa visinya, bagaimana pandangan-pandangannya ke depan," ucap Muzani.
Di rumah itu juga Prof Suhardi merumuskan pemikiran-pemikirannya yang kemudian disampaikan kepada Prabowo.
Muzani juga mengenang pertama kali mengenal Prof Suhardi, yakni pada 2007 ketika mendampingi Prabowo berkunjung ke Kalimantan Timur. Saat itu Prof Suhardi ditugaskan menjadi ketua umum, Muzani sebagai sekjen, dan Thomas Djiwandono sebagai Bendahara.
Sekjen Gerindra Ahmad Muzani menyampaikan salam Prabowo Subianto kepada keluarga Alm. Prof Suhardi saat bersilaturahmi ke Yogyakarta, Minggu (5/2).
- Kejaksaan Didukung Penuh Prabowo untuk Bereskan Korupsi Minyak Mentah
- Waka MPR Jajaki Peluang Investasi di Bidang Teknologi Karbon Rendah
- Laskar Merah Putih Ajak Masyarakat Dukung Kejagung Berantas Korupsi
- Kejagung Lagi Digdaya, Potensial Dijadikan Musuh Bersama
- Bakal Salat IdulFitri di Jakarta, Wapres Gibran: yang Penting Sungkem ke Presiden Dulu
- Dukung Eksistensi BPKH, Ketua MPR: Penting untuk Meringankan Biaya Haji