Sekjen Kemendes Ajak Gali Kosmopolitanisme Perkuat Pemerintahan

Anwar Sanusi mengatakan, dalam buku Governansi Nusantara; Jejak Kosmopolitanisme dalam Sejarah Kepemerintahan di Indonesia, penulis menawarkan konsep tata kelola pemerintahan dengan nilai lokal.
"Dalam buku ini, kami menawarkan sebuah konsep tata kelola pemerintahan yang berorientasi pada nilai-nilai lokal yang sebetulnya sudah terbukti dan teruji mampu menyelesaikan masalah dilingkungannya," ucapnya.
“Mudah-mudahan perspektif yang kita tawarkan dalam buku ini bisa memberikan kontribusi pemikiran, bagaimana kita melihat masalah kemudian menawarkan solusi lalu kemudian mengawal solusi itu menjadi implementasi,” sambungnya.
Anwar Sanusi juga sangat mendukung dan mengapresiasi forum-forum kebudayan desa, menurutnya forum-forum kebudayaan memungkinkan untuk menemukan kosnsep-konsep yang sesuai dengan kondisi lingkungan sosial yang ada.
“Forum-forum kebudayaan desa sangat bagus sekali sebagai bagian kita untuk melakukan proses penemuan kembali, reinventing dari yang namanya nilai-nilai lokal, yang sebetulnya kita sudah memiliki, tapi kita tertutup karena kita terlalu silau, terlalu kagum dengan konsep-konsep ‘mungkin’ yang dari barat yang kelihatan bagus, tapi ternyata belum tentu sesuai dengan kondisi lingkungan sosial tempat kita berada,” ujarnya
Sementara itu, Direktur Eksekutif Center for Indonesian Policy Analysis Iden Robert Ulum mengatakan, buku Governansi Nusantara; Jejak Kosmopolitanisme dalam Sejarah Kepemerintahan di Indonesia sangat penting sebagai pencerahan di tengah rasa inferior bangsa Indonesia terhadap bangsa Eropa.
“Buku ini memberikan kita pencerahan di tengah rasa inferior kita selama ini terhadap barat (Eropa), bahwa ternyata tata kelola pemerintahan asli Nusantara di zaman kerajaan - kerajaan Besar yang pernah berdiri di Bumi Nusantara ini, seperti Majapahit, Sriwijaya, Kutai dll, memiliki kelebihan tersendiri dibandingkan tata kelola pemerintahan Barat yang selama ini diajarkan di bangku perkuliahan kita,” ujarnya. (ikl/jpnn)
Jangan Lewatkan Video Terbaru:
Sekjen Kemendes PDTT Anwar Sanusi mengatakan bahwa konsep kosmopolitanisme memperkuat landasan, pengembangan strategi dan tata kelola pemerintahan.
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Konon, Kopdes Merah Putih jadi Upaya Revolusioner Demi Menguatkan Ekonomi Rakyat
- Penghentian Sepihak Pendamping Desa, Wakil Ketua Komisi V DPR: Jangan Karena Like and Dislike
- Mendes Yandri Dorong Kolaborasi Pemda dan Pemdes untuk Kemajuan Desa Mandiri
- Gali Potensi Lokal, Mendes PDT Yandri Susanto Keliling Desa di Banten
- Program TEKAD Kemendes PDTT Mendongkrak Status Desa di Indonesia Timur
- Kemendesa PDTT Menggelar FGD untuk Mengakselerasi Pencapaian Desa Mandiri